Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Banyuwangi

Tol Probowangi Terus Dilanjut JLS Juga Dibangun, Janjikan View Indah Selat Bali

Dua infrastruktur ini yang menghubungkan Banyuwangi-Jember serta kawasan pantai selatan dari Pacitan sampai Banyuwangi.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Wiwit Purwanto
surya.co.id/fla
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat mengunjungi Banyuwangi, Sabtu (13/7/2024), didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. 

SURYA.CO.ID BANYUWANGI  – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono optimistis daerah seperti Banyuwangi akan semakin maju dengan akan hadirnya dua infrastruktur penting, yaitu jalan tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) dan Jalur Lintas Selatan (JLS).

Dua infrastruktur ini yang menghubungkan Banyuwangi-Jember serta kawasan pantai selatan dari Pacitan sampai Banyuwangi.

Hal tersebut disampaikan Basuki saat mengunjungi Banyuwangi, Sabtu (13/7/2024), didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

"(Untuk tol) Targetnya InsyaAllah 2025 mestinya sampai Banyuwangi," kata Basuki. 

Pembangunan tol Probowangi terdiri atas dua tahap. Tahap pertama sepanjang 49,68 kilometer (km) memiliki seksi 1-3, yaitu seksi Gending-Kraksaan, Kraksaan-Paiton, dan Paiton Besuki.

Pembangunan seksi Paiton-Besuki saat ini masih berlangsung dan ditarget rampung akhir 2024.

Sementara tahap dua memiliki panjang 126,72 km yang terdiri atas seksi lanjutan 4-7. Yakni seksi Besuki-Situbondo, seksi Situbondo-Asembagus, Asembagus-Bajulmati, dan terakhir Bajulmati-Ketapang yang berada di kawasan Banyuwangi. Jalur tol tersebut juga memiliki view indah Selat Bali.

Dengan akan dirampungkan pembangunan tol Probowangi, Basuki meyakini bahwa Banyuwangi akan mendapat dampak positif.

"Banyuwangi ke depan pasti lompatannya jauh lebih baik. Apalagi kalau tol Probowangi selesai," tambahnya.

Lebih-lebih, papar Basuki, apabila pembangunan tol Gilimanuk-Mengwi yang menghubungkan Jembrana hingga Badung di Pulau Bali juga rampung, yang akan sangat memperkuat relasi akses Banyuwangi dan Pulau Bali.

Jika demikian, bukan tidak mungkin para wisatawan dari berbagai daerah di Jawa yang hendak pergi ke Bali akan memilih jalur darat ketimbang udara.

"Dan pasti Banyuwangi akan dapat dampak positifnya," tutur Basuki.

Selain Tol Probowangi, kemajuan Banyuwangi juga akan ditunjang dengan pembangunan lanjutan jalur lintas selatan (JLS) atau yang juga disebut sebagai jalur pantai selatan (Pansela).

Jalur Pansela yang menyambungkan Jember dan Banyuwangi rencananya juga akan segera dibangun melalui dukungan Islamic Development Bank yang dikoordinasikan pemerintah pusat.

Jalur Pansela Jember-Banyuwangi di Kabupaten Banyuwangi mencapai total sekitar 99,18 kilometer (km). Dari jumlah tersebut, sisa jalur yang belum terbangun sepanjang 14,1 km.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved