Sabtu, 11 April 2026

Berita Lamongan

Muhammadiyah, USAID MENTARI-PHC  Kompak Dukung Percepatan Integrasi Layanan Primer di Lamongan 

Kegiatannya secara resmi diawali dengan  Workshop  dan Kick Off Integrasi Layanan Primer di RS Muhamadiyah Lamogan, Kamis (11/7/ 2024).

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Wiwit Purwanto
surya.co.id/hanif m
Workshop dan Kick Off  Integrasi Layanan Primer di RS Muhamadiyah Lamogan, Kamis (11/7/ 2024) 

SURYA.CO.ID LAMONGAN - USAID MENTARI-PHC Resmi Dukung dan Dampingi Percepatan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Kabupaten Lamongan
Lamongan.

Kegiatannya secara resmi diawali dengan  Workshop  dan Kick Off Integrasi Layanan Primer di RS Muhamadiyah Lamogan, Kamis (11/7/ 2024).

Kegiatan ILP ini didukung oleh MPKU PP Muhammadiyah dan USAID melalui program USAID MENTARI Primary Health Care (PHC). 

Dukungan yang diberikan USAID MENTARI-PHC menitikberatkan pada tiga poin utama.

Yakni meningkatkan kapasitas nakes dan kader posyandu, pendampingan implementasi ILP di Puskesmas, Pustu, dan Posyandu, dan pendampingan advokasi kebijakan terkait ILP.

Baca juga: Transformasi Layanan Puskesmas Dengan ILP, Ini Yang Dilakukan Puskesmas Gedangan

Acara peluncuran yang diresmikan langsung oleh Direktur Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes, Asisten 1 Bupati Lamongan, dan Sekretaris Dinkes Provinsi Jawa Timur, dibarengi dengan Workshop Inisiasi ILP untuk para nakes Puskesmas dan kader Posyandu dari lokus USAID MENTARI-PHC. 

Baca juga: Kini Ada 153 Puskesmas Pembantu ILP di Surabaya, Deteksi Awal Sebelum Warga Sakit

Selain itu, acara ini turut dihadiri oleh banyak pihak dari lintas sektor yang nantinya akan terlibat dalam kegiatan ILP di Kab. Lamongan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinkes Provinsi Jawa Timur, Mohamad Yoto,  menyampaikan bahwa melalui ILP perlu dukungan dari lintas sektor karena pada hakikatnya
ILP adalah upaya bersama untuk meningkatkan derajat dan status kesehatan masyarakat.

Melalui ILP semua pihak yang terlibat mengupayakan agar masyarakat dapat lebih dekat dengan layanan kesehatan.

Kehadiran perwakilan USAID, Sigit Sulistyo sebagai Team Lead Kesehatan Ibu dan Anak USAID Indonesia, mengapresiasi dukungan Muhammadiyah, Pemprov, Pemda, serta lintas sektor lainnya dalam pelaksanaan ILP di Kab.

"Lamongan sebagai salah satu kota yang mendapatkan dukungan dari USAID," kata Sigit.

MPKU PP Muhammadiyah, yang diwakili oleh Solihul Absor, menekankan peran Muhammadiyah dalam membangun kesehatan bangsa. 

Ia menyampaikan bahwa organisasi yang baik adalah organisasi yg memberikan manfaat bagi masyarakat
umum, tidak hanya untuk anggotanya saja. Melalui program USAID MENTARI-PHC, bersama dengan USAID dan lintas sektor.

Muhammadiyah berkomiten untuk membantu pemerintah dalam transformasi kesehatan yakni ILP.

Disampaikan Distric Koordinator USAID MENTARI-PHC, Afan Alfian bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk membentuk dukungan dan komitmen pemerintah Lamongan hingga ke tingkat desa dalam penyelenggaraan integrasi layanan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved