Minggu, 10 Mei 2026

Berita Sidoarjo

Transformasi Layanan Puskesmas Dengan ILP, Ini Yang Dilakukan Puskesmas Gedangan

Kepala Puskesmas Gedangan, dr B Irawatyratna K.MM mengatakan mendukung ILP itu pihaknya mengundang sejumlah pihak dan stakeholder di sebuah forum

Tayang:
Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Wiwit Purwanto
surya.co.id/wiwit purwanto
Pesiapan transformasi layanan Puskesmas salah satunya dengan gelar Forum Konsultasi Publik 

SURYA.CO.ID SIDOARJO –Transformasi layanan Kesehatan yang dilakukan Kemenkes juga menyentuh pada Puskesmas dengan Integrasi Layanan Primer (ILP).

Kesiapan dalam transformasi layanan Kesehatan ini salah satunya sudah digaungkan di Puskesmas Gedangan, Sidoarjo.

Kepala Puskesmas Gedangan, dr B Irawatyratna K.MM mengatakan upaya mendukung ILP itu pihaknya mengundang sejumlah pihak dan stakeholder dan membuka forum konsuktasi publik.

“Forum ini sebagai sosialisasi sekaligus komitmen masing masing instansi di tingkat kecamatan untuk saling membantu demi suksesnya transformasi ILP ini,” katanya, Minggu (7/7/2024).

Menurutnya, layanan Puskesmas di era transformasi ke ILP nantinya akan di bagi dalam 5 klaster. “Jadi yang berubah pola pelayanan puskesmas, nanti sekaligus sebagai Posyandu Keluarga, siapapun yang datang ke Puskesmas juga akan dilakukan screening Kesehatan,” ujarnya.

Baca juga: Kini Ada 153 Puskesmas Pembantu ILP di Surabaya, Deteksi Awal Sebelum Warga Sakit

Sementara 5 klaster itu terdiri dari Klaster 1 manajemen, klaster 2 ibu hamil bersalin anak sekolah dan remaja, klaster 3 dewasa dan lanjut usia, klaster 4 kesehatan lingkungan dan terkait penyakit menular serta klister 5 layanan lintas klister seperti UGD.

Irawatyratna mencontohkan, misalnya dulu kalau lansia masuk ke poli lansia nantinya masuk ke klister 3 yakni dewasa dan lanjut usia.

Baca juga: Puskesmas Cisadea Kota Malang Digadang-gadang Jadi Percontohan Puskesmas Terbaik

“Sekarang kita sedang siapkan ruangan untuk pembagian klaster klaster itu agar masyarakat yang dating ke Puskesmas semakin nyaman,” jelas Ira, panggilan Irawatyratna.

Selain itu pihaknya juga menyiapkan SDM untuk melatih kader kader di Tingkat desa sehingga saat ILP ini dilaksanakan semua kader dan Masyarakat sudah siap.

Transformasi layanan Puskesmas ini sekaligus untuk mempertahankan angka kematian ibu hamil dan angka stunting di wilayah Gedangan untuk turun menuju 0.

Yuli Ernawati penanggungjawab pelaporanpelayanan public dan survey kepuasan Masyarakat Puskesmas Gedangan menambahkan untuk angka kematian ibu hamil dari tahun 2023 hingga saat ini 2024 nihil alias 0.

Sementara untuk angka stunting di tahun 2022 mencapai 6.56 persen dan tahun 2023 turun 2.7 persen.

Selain itu di Puskesmas Gedangan juga tersedia layanan akupuntur dan pijat bayi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved