Senin, 20 April 2026

Berita Viral

Fakta Mengerikan Autopsi Wartawan Sekeluarga Tewas Terbakar Di Sumut, Kepala Dan Perut Meletus

Seperti yang diberitakan Tribunnews.com, Rico Sempurna Pasaribu dipastikan terbakar dalam keadaan hidup bersama tiga anggota keluarganya

Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Wiwit Purwanto
Tribun Medan
Tim Labfor Polda Sumut lakukan olah TKP di rumah Rico Sempurna Pasaribu yang terbakar, Kamis (27/6/2024). Polisi sudah menangkap dua eksekutor pembakaran rumah wartawan.  

"Ini adalah salah satu kecurigaan kita, rumah ini 80 persen dari kayu, bagian pintunya lima langkah langsung ke kamar. Kamarnya sendiri tidak memiliki pintu," katanya.

Ketiga, berdasarkan keterangan sejumlah saksi korban disebut tidak pernah tidur bersama korban lainnya.

Namun, saat kejadian Rico Sempurna Pasaribu dan tiga anggota keluarganya ditemukan di lokasi yang sama.

"Korban ditemukan satu tempat yang sama, dan tersusun," ujarnya.

"Kalau ada korban kebakaran masak di satu tempat yang sama ada mayatnya," imbuhnya.

"Tidak pernah korban tidur bersama korban lain, seringnya salah satu di tempat berbeda," ucapnya.

Keempat, LBH Medan menduga motif dua pelaku yang ditangkap Polisi berkaitan pemberitaan yang dilakukan Rico Sempurna Pasaribu.

Rico disebut-sebut gencar memberitakan soal perjudian di lingkungannya.

Polisi pun mengungkap detik-detik dua eksekutor Rudi dan Yunus membakar rumah wartawan media online di Sumatra Utara tersebut.

Berdasarkan rekaman CCTV, kedua pelaku terlebih dahulu melakukan pengintaian terhadap rumah korban pada malam kejadian.

Kemudian, kedua pelaku menyiapkan bahan bakar minyak berupa pertalite dan solar di botol air mineral.

Saat kejadian, pelaku Rudi terlebih dahulu membeli bahan bakar minyak untuk melakukan aksi kejinya.

Kemudian pelaku Yunus berperan menyiramkan bahan bakar tersebut ke beberapa titik di rumah Sempurna selanjutnya disulut dengan menggunakan api.

"Titik-titik yang disiramkan itu di bagian depan dan di bagian samping rumah korban yang dekat dengan kamar korban. Kalau di bagian samping tak hanya disemprot, melainkan disiram langsung," kata Kapolda Sumatra Utara Irjen Agung Setya.

Kedua eksekutor pembakaran rumah wartawan tersebut disebut-sebut mendapatkan bayaran masing-masing Rp 1 juta atas aksinya.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved