Kamis, 9 April 2026

Berita Viral

Fakta Mengerikan Autopsi Wartawan Sekeluarga Tewas Terbakar Di Sumut, Kepala Dan Perut Meletus

Seperti yang diberitakan Tribunnews.com, Rico Sempurna Pasaribu dipastikan terbakar dalam keadaan hidup bersama tiga anggota keluarganya

Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Wiwit Purwanto
Tribun Medan
Tim Labfor Polda Sumut lakukan olah TKP di rumah Rico Sempurna Pasaribu yang terbakar, Kamis (27/6/2024). Polisi sudah menangkap dua eksekutor pembakaran rumah wartawan.  

SURYA.CO.ID – Kisah  wartawan sekeluarga (istri dan dua anaknya) menjadi korban tewas saat kebakaran dirumahnya hasil autopsi diungkap Polda Sumut, dan cukup mengerikan

Wartawan media online tersebut bernama Rico Sempurna Pasaribu, bersama keluarganya tewas saat kebakaran di rumah mereka di Jalan Nabung Surbakti, Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Kamis (27/6/2024).

Seperti yang diberitakan Tribunnews.com, Rico Sempurna Pasaribu dipastikan terbakar dalam keadaan hidup bersama tiga anggota keluarganya ketika rumahnya dibakar dua eksekutor pada dini hari.

Diketahui saat jasad Rico Sempurna Pasaribu kondisinya cukup memprihatinkan, usus korban disebut terburai.

Sempurna Pasaribu diketahui tewas terpanggang besama tiga anggota keluarganya yakni sang istri Elfrida Ginting (48), sang anak Sudi Investi Pasaribu (12), serta sang cucu Loin Situngkir (2).

Baca juga: Diduga Akibat Puntung Rokok, Pria di Jember Tewas Terbakar dalam Rumahnya

Keempat korban meninggal dunia setelah rumah yang mereka huni di Jalan Nabung Surbakti, Kabanjahe, Karo, Sumatera Utara dibakar Rudi Apri Sembiring (R) dan Yunus Syahputra Tanjung (Y).

Kepastian korban meninggal terbakar hidup-hidup terungkap dari hasil autopsi yang diungkap Dokter Forensik RS Bhayangkara TK II Medan, dr Ismurizal SpF.

Ismurizal mengungkap sejumlah fakta terkait kematian Sempurna Pasaribu dan tiga anggota keluarganya.

1.     Korban terbakar hidup hidup

Keempat korban masih hidup sebelum akhirnya meninggal terbakar.

Fakta ini diperkuat dengan temuan jelaga di saluran pernafasan dan pencernaan keempat korban.

"Keempat korban masih hidup sebelum meninggal terbakar. Keempatnya menghirup material kebakaran dikuatkan dengan ditemukannya jelaga di dalam tubuh korban," kata dr Ismurizal, Senin (8/7/2024).

2.     Luka bakar maksimal

Keempat korban mengalami luka bakar maksimal dengan tingkatan atau grade 6.

Fakta ini terungkap dari hasil pemeriksaan organ dalam tubuh para korban.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved