Pilkada 2024
Coklit Pilkada 2024, KPU Kota Madiun Incar Para Tokoh Pendekar
KPU Kota Madiun menargetkan masyarakat umum dan khusus dalam pencocokan (Coklit) dan penelitian oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih)
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID, KOTA MADIUN - KPU Kota Madiun menargetkan masyarakat umum dan khusus dalam pencocokan dan penelitian (coklit), oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih).
Ketua KPU Kota Madiun Pita Anjarsari mengatakan, sasaran khusus merupakan perintah dari KPU provinsi, yang sesuai dengan ikonik sebagai kota pendekar, seperti sejumlah tokoh pendekar.
“Dalam satu hari ditarget coklit minimal 10 KK setiap TPS. Kalau jumlahnya ada 535 TPS, berarti target ada 5.350 pemilih,” ujar Pita, Selasa (25/6/2024).
Petugas Pantarlih dibekali atribut mulai rompi identitas, ID card serta topi yang wajib dipakai.Kemudian membawa stiker coklit, data pemilih dan alat tulis agar mudah dikenali
“Atribut wajib dipakai, ketika datang ke rumah-rumah warga, biar tidak dikira orang lain,” tuturnya.
Sementara itu Komisioner Divisi Humas, Hukum, Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Kota Madiun Mohda Alfiangar mengungkapkan, agar kegiatan coklit berjalan lancar dan semestinya, pihaknya akan terus melakukan pengawasan pelaksanaan coklit.
“Meskipun jumlah pengawas kelurahan/desa (PKD) tidak sebanding dengan banyaknya jumlah pantarlih, kami memakai dua metode, sampling dan pengawasan melekat,” ungkapnya.
“Harapannya, DPT nanti benar-benar terpercaya. Pantarlih yang baru dibentuk ini bekerja sesuai ketentuan dan benar-benar turun ke lapangan untuk melakukan coklit, tidak menggunakan joki atau menggunakan data lama, agar data yang dihasilkan valid,” tuntas Mohda.
IKUTI UPDATE BERITA MENARIK LAINNYA di GOOGLE NEWS SURYA.CO.ID
| Rencana Pelantikan Pilkada 2024 Pakai Sistem Gelombang, Ini Kata Anggota Komisi A DPRD Jatim |
|
|---|
| KPU Surabaya Raih Dua Penghargaan dari KPU RI, Berkat Keberhasilan Ini |
|
|---|
| Respons DPRD Jatim Soal Potensi Mundurnya Jadwal Pelantikan Kepala Daerah |
|
|---|
| Jadi Wali Kota Sisa Hasil Pilkada 2020, Mas Adi Diminta Percepat Program Pembangunan Kota Pasuruan |
|
|---|
| Ongkos Pilihan Langsung Mahal, PAN Dukung Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/coklit-di-Kota-Madiun.jpg)