Senin, 18 Mei 2026

Berita Banyuwangi

Datang ke Manasik Haji, Bupati Ipuk Minta Jemaah Jaga Kesehatan dan Doakan Banyuwangi

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mohon doa dari para jemaah haji agar Banyuwangi menjadi daerah yang dirahmati Allah SWT

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Aflahul Abidin
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berfoto bersama calon jemaah haji di GOR Tawangalun, Sabtu (18/5/2024). 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Sebanyak 1238 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), mengikuti bimbingan manasik haji di GOR Tawangalun, Sabtu (18/5/2024).

Datang ke lokasi manasik haji, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meminta agar para jemaah haji saling menjaga, termasuk kesehatan jemaah selama menjalani ibadah Rukun Islam kelima tersebut.

"Saya minta para jemaah selama berada di Arab Saudi, untuk saling menjaga dan mengingatkan satu sama lain. Jaga kesehatan semua dari sekarang agar bisa berangkat dan beribadah dengan baik," kata Bupati Ipuk.

"Jangan lupa juga saat salat atau ketika berada di tempat-tempat mustajabah untuk mendoakan Banyuwangi agar selalu diberi keselamatan dan kesejahteraan. Mohon doakan Banyuwangi menjadi daerah yang dirahmati Allah SWT," tambah Bupati Ipuk.

Selain itu, Bupati Ipuk juga berharap agar jemaah haji bisa menjadi duta bagi Banyuwangi. Saat haji akan berkumpul dengan jemaah dari seluruh daerah di Indonesia, bahkan mungkin akan berinteraksi dengan berbagai negara. Itu bisa menjadi momen untuk memperkenalkan Banyuwangi.

"Para jemaah bisa menjadi duta untuk mengabarkan berbagai hal yang baik tentang Banyuwangi. Berikan jawaban yang baik ketika ada jemaah dari daerah lain yang menanyakan tentang Banyuwangi," harapnya.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Chaironi Hidayat mengatakan, manasik haji bertujuan untuk memantapkan kesiapan jemaah.

Dalam manasik haji, calon jemaah diajarkan tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji. Seperti rukun haji, persyaratan, hal wajib, hal yang disunnahkan maupun hal-hal yang dilarang selama pelaksanaan ibadah haji.

Ditambahkannya, seluruh calon jemaah haji Banyuwangi yang tergabung dalam kloter 57, 58, 59 dan 60 dijadwalkan berangkat mulai 26 Mei 2024 dari embarkasi Surabaya.

Dari 1238 CJH Banyuwangi, terdapat 282 jemaah lansia yang berusia di atas 65 tahun.

Pada tahun ini, Samiran (99) asal Kecamatan Sempu yang menjadi jemaah haji tertua, sedangkan yang termuda adalah Havid Nur Yasin (19) asal Kecamatan Srono.


Ikuti Berita Menarik Lainnya di Google News SURYA.co.id


Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved