Berita Kota Surabaya
DPRD Soroti Dua Indikator Kinerja Utama Pemprov Jatim Yang Belum Capai Target
Sebagai informasi, IKU Provinsi Jawa Timur merupakan alat untuk mengukur keberhasilan pencapaian Visi dan Misi Gubernur Jatim.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, KOTA SURABAYA - DPRD Jatim menyoroti dua indikator kinerja utama atau IKU Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dinilai belum mencapai target berdasarkan LKPJ Gubernur tahun 2023. Dua IKU tersebut yakni Indeks Gini dan Indeks Theil.
Sebagai informasi, IKU Provinsi Jawa Timur merupakan alat untuk mengukur keberhasilan pencapaian Visi dan Misi Gubernur Jatim.
Indeks Gini atau gini ratio digunakan untuk mengukur tingkat kesenjangan pembagian pendapatan relatif antar penduduk suatu wilayah. Sementara Indeks Theil mengukur kesenjangan pendapatan antar wilayah.
Juru Bicara Pansus LKPJ Gubernur Akhir Tahun 2023, Mohammad Rosyidi menjelaskan, berdasarkan penilaian pihaknya dari total 11 IKU, dua IKU di antaranya memang tidak mencapai target.
"Capaian Indeks Gini yang mengukur kesenjangan antar kelompok pendapatan tahun 2023 sebesar 0,387 tidak mencapai target P-RKPD sebesar 0,3038 – 0,3690 dan target P-RPJPD sebesar 0,3676 – 3671," kata Rosyidi, Kamis (9/5/2024).
"Pada sisi lain, Indeks Theil yang mengukur kesenjangan pendapatan antar wilayah tahun 2023 sebesar 0,3308 memenuhi target LKPJ dan P-RKPD sebesar 0,33362 – 0,31162, namun tidak mencapai target P-RPJMD sebesar 0,31462–0,30162," lanjut Rosyidi.
Menurut Rosyidi, dari penilaian pihaknya, dua indikator ini memiliki kinerja yang terus menurun. Sehingga tak hanya menyoroti, Pansus kali ini juga menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada Pemprov Jatim dalam kaitan dua indeks kinerja utama tersebut.
Rekomendasi pertama adalah meminta ada penguatan koordinasi lintas perangkat daerah. Tujuannya, memfokuskan pada penguatan konektivitas antar wilayah yang mendorong perluasan akses ekonomi yang lebih merata.
Sementara kedua, adalah meminta adanya pemetaan program prioritas yang memiliki dampak pada terciptanya titik pertumbuhan ekonomi baru. Hal ini dinilai penting, mengingat sekitar 50 persen PDRB jawa Timur disumbang dari enam daerah di Kawasan Gerbangkertosusila.
Yakni Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan. "Sedangkan sekitar 50 persen PDRB Jawa Timur lainnya disumbang oleh 32 Kabupaten/kota lainnya," ujar Rosyidi yang juga merupakan Wakil Ketua Pansus. *****
DPRD Jatim
DPRD soroti LKPJ Gubernur Jatim
2 indikator Gubernur Jatim tidak tercapai
Indeks Gini dan Indeks Theil
Pansus LKPJ Gubernur Jatim
| Menata Pasar Loak Surabaya Agar Omzet Pedagang Naik, Cak Eri Diteriaki, "Lanjutkan 2 Periode!" |
|
|---|
| Harga Cabai Rawit Menyodok di Angka Rp 80 Ribu per KG, Pedagang Surabaya Sempat Kehabisan Stok |
|
|---|
| Inovasi SIAPA PEKA Untuk Cegah Perkawinan Anak, Pemprov Jatim Raih Penghargaan Dari Unicef |
|
|---|
| Motor Pegawai Barber Shop di Surabaya Dicukur Pencuri, Pelaku Terekam CCTV Hanya Butuh 12 Detik |
|
|---|
| Diusut Kejati Jatim Atas Dugaan Korupsi Proyek KA Rp 28 Miliar, PT INKA Balas Dengan Karangan Bunga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/DPRD-Jatim-kritik-KLPJ-gubernur.jpg)