Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Yosef Geleng-geleng Boroknya Dibongkar Yoris di Sidang Kasus Subang, Tuti Disakiti Lahir dan Batin

Yosef, salah satu tersangka kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, cuma bisa geleng-geleng saat boroknya dibongkar Yoris.

kolase Tribun Jabar
Yosef dan Yoris. Yosef Geleng-geleng Boroknya Dibongkar Yoris di Sidang Kasus Subang. 

Dalam persidangan yang menghadirkan akan kandungnya tersebut, terdakwa Yosep terlihat geleng-geleng kepala melihat anaknya dengan penuh emosi memberikan kesaksian di persidangan.

Bahkan terdakwa Yosep semakin terdiam membisu saat Yoris meminta keadilan kepada Majelis Hakim agar menghukum seberat-beratnya terdakwa yang telah menghabisi nyawa Ibu dan adiknya tersebut.

Baca juga: Kondisi Yosef Terdakwa Kasus Subang saat Sidang Pertama Hari Ini, Begini Nasib Danu dan Mimin Cs

Danu Beber Soal Oknum Polisi

Selain itu, terungkap pengakuan jujur Muhammad Ramdanu alias Danu dalam sidang kasus Subang yang digelar pada Kamis (25/4/2024) kemarin.

Seperti diketahui, kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang hingga kini masih terus bergulir.

Salah satu tersangkanya, Danu, menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Subang, Kamis (25/4/2024). 

Danu membongkar perlakuan intimidasi yang dilakukan para oknum polisi.

Hal ini lah yang membuat Danu dulu sempat memberikan pengakuan bohong terkait kematian Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

"Saya sempat dibawa berkeliling beberapa kali oleh penyidik Polres Subang, dengan maksud mengintimidasi agar saya tidak mengakui dan bicara jujur tentang kasus ini," ujar Danu dalam persidangan.

Danu juga mengaku dipaksa untuk mencabut berita acara pemeriksaan (BAP) ketiga dan diminta membuat pernyataan yang disampaikan dalam BAP itu sebagai kebohongan.

Dengan tekanan intimidasi tersebut, Danu terpaksa mencabut BAP.

"Padahal apa yang disampaikan di BAP 3 itu fakta yang sebenarnya seperti yang saya ungkap saat kasus ini diambil alih oleh Polda Jabar dan hari ini di persidangan," ungkapnya.

Danu juga menyebut beberapa orang penyidik Polres Subang yang ikut mengintimidasinya agar tidak mengungkap kasus tersebut saat dibawa berkeliling.

"Saya saat dibawa berkeliling, sempat diinjak, dibentak dan dilempar pisau oleh anggota, beruntung tidak kena," ucapnya.

Setelah dua tahun memendam, baru akhirnya Danu berani untuk mengungkapkan pembunuhan yang disaksikannya.

Baca juga: Nekat Ambil Motor Kurir Paket di Tengah Keramaian, Pencuri Babak Belur Dihajar, Untung Polisi Datang

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved