SURYA.CO.ID, BATU – Kenyamanan dan kelancaran perjalanan saat mudik atau liburan diKota Batu menjadi prioritas, namun wisatawan yang datang ke Kota Batu wajib mengetahui mengetahui titik-titik rawan macet dan rawan kecelakaan.
Dari data Satlantas Polres Batu, di wilayah hukum Polres Batu ada beberapa titik ‘black spot’ yang perlu diwaspadai pengguna jalan, khususnya ketika hendak menuju Kota Batu dari arah Pare Kediri begitu juga sebaliknya, dan juga dari Malang menuju Kota Batu.
Diantara titik black spot itu antara lain :
Dari arah Kediri menuju Batu :
- Kawasan Ngantang
- Pujon
- Jalan Abdul Manan
- Kawasan Payung
- Jalur alternatif Klemuk
Dari arah Karangploso menuju Batu :
- Jalan rawan kecelakaan berada di jalan Giripurno, tepatnya di Jurang Susuh perbatasan Kabupaten Malang-Kota Batu
- Jalan di Kota Batu yang paling rawan di Jalan Ir Soekarno.
“Titik paling rawan kecelakan di Batu ada di Jalan Ir Soekarno Batu. Nanti kami akan siapkan tim urai di jalan-jalan tersebut. Sehingga kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 dapat dihimbau serta diantisipasi agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan. Yang jelas kecelakaan diawal dari adanya pelanggaran,” kata Kapolres Batu, AKBP Oskar Syamsuddin, Kamis (4/4/2024).
Jalan Ir Soekarno Kota Batu menjadi salah satu ‘black spot’ karena kondisi di jalan tersebut bergelombang, dan tak kunjung diperlebar sedangkan volume kendaraan semakin banyak.
Hingga kebanyakan pengendara yang terlibat kecelakaan karena ingin mendahului kendaraan di depannya tanpa memperkirakan jarak kendaraan yang melaju dari arah berlawanan sehingga terjadi kecelakaan.
Sedangkan jalur Pujon-Ngantang banyak terjadi kecelakaan karena jalan yang berkelok-kelok dan naik turun. Sehingga membuat pengguna jalan cenderung kencang dan kurang hati-hati.
Sementara titik rawan kemacetan di Kota Batu menurut Kanit Turjawali Satlantas Polres Batu Iptu M Huda Rohman berada di Alun-alun Kota Batu, Jalan Ir Soekarno, Simpang Arhanud, Simpang Pendem, Depan Jatim Park 3, Bendo, Simpang 4 Pesanggrahan dan Simpang 3 Taman Makam Pahlawan.
“Untuk antisipasi kemacetan dan solusi kemacetan dilakukan pemasangan barier serta penempatan anggota atau tim urai di titik-titik rawan kemacetan,” ujar Iptu M Huda Rohman.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.