Jumat, 24 April 2026

Berita Kota Surabaya

Terjebak 2 Kelompok Hendak Tawuran, Warga Surabaya Dikejar Sampai Terjatuh dan 2 HP Dirampas

Saking pelannya, Farid tidak sadar laju motornya sudah beriringan dengan sekelompok pengendara sepeda motor lain yang searah.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Deddy Humana
ilustrasi tribunnews
ILUSTRASI PENJAMBRETAN JALANAN 

SURYA.CO.ID, KOTA SURABAYA - Kejahatan jalanan belakangan ini membuat suasana malam di Kota Surabaya tidak aman bagi masyarakat. Aksi tawuran sampai jambret kerap terjadi, ini pun dialami Farid (30), yang kehilangan tas berisi dua handphone (HP) saat terjebak tawuran dua kelompok massa, Sabtu (30/3/2024) malam.

Kepada SURYA usai kejadian, Minggu (31/3/2024), warga Kalisumo Bratang Surabaya itu mengaku masih ketakutan saat mengisahkan pengalamannya berkendara sendirian di Jalan Raya Demak malam itu.

Saat itu tiba-tiba ia terjebak dua kelompok massa yang sedang tawuran. Farid sempat tersungkur ke aspal sehingga tas pinggangnya terjatuh. Belum sempat bangkit tas berisi dua HP itu malah direnggut anggota salah satu kelompok massa bermotor dan dibawa kabur.

"Kejadiannya saat saya berkendara motor Sabtu sekitar pukul 23.00 WIB. Saya mengendarai sepeda motor matik dari arah Makam Mbah Ratu menuju Jalan Demak," kata Farid.

Saking pelannya, Farid tidak sadar laju motornya sudah beriringan dengan sekelompok pengendara sepeda motor lain yang searah. "Dan sampai di lampu merah Demak, kelompok pemotor yang melaju bebarengan dengan saya bertemu kelompok lain. Mereka saling menantang," ucap Farid.

Ternyata gerombolan pemotor yang diikuti kabur Farid kabur. Karena merasa bukan bagian dari kelompok itu, Farid tetap santai. Ternyata, ia dikejar kelompok motor lain sampai di depan diler mobil. Karena dipepet, ia pun terjatuh.

"Saya sampai jatuh di pembatas jalan. Saya menyelamatkan diri lari ke dalam gang kecil. Ternyata saat itu tas saya terjatuh dan dibawa pergi," tambahnya.

Farid mengaku tidak menyangka kejadian itu bakal menimpanya. Terlebih ia tidak sengaja bisa berada di tengah-tengah massa yang ternyata hendak tawuran. Ia juga mengaku menyayangkan gara-gara itu dua HP miliknya hilang meski sepeda motornya tidak ikut dirampas.

Kasus tersebut kini ditangani Polsek Bubutan. Kanit Reskrim Polsek Bubutan, Iptu Vian Wijaya mengatakan, polisi telah mengumpulkan keterangan korban, saksi dan bukti-bukti di lokasi kejadian. Harapannya, pelaku penyerangan dan penjambretan bisa segera diamankan.

Perlu diketahui, akhir-akhir ini memang Surabaya kerap terjadi kejahatan jalanan misalnya jambret dan curanmor. Hampir setiap hari selalu ada warga mengadu di media sosial menjadi korban curanmor.

Masyarakat pun berharap polisi sering-sering menggelar patroli agar Surabaya terbebas dari perbuatan premanisme.*****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved