Ramadhan 2024

Amalan Malam Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Berikut empat amalan malam Lailatul Qadar yang bisa dikerjakan umat Muslim pada 10 hari terakhir Ramadhan.

Editor: Akira Tandika
Canva
Ilustrasi - Lailatul Qadar 

KH Quraish Shihab kemudian menceritakan Rasulullah memiliki pesan untuk umatnya dalam menghadapi Lailatul Qadar.

"Berpagi-pagi, saya ingin menggarisbawahi pesan rasul bahwa di bulan ramadhan ini ada malam yang lebih mulia dari seribu bulan," ceramah Quraish Shihab.

Ia pun menjelaskan bahwa rasul menganjurkan untuk tidak menunggu waktu tertentu untuk meraih Lailatul Qadar.

Persiapan menyambut malam lailatul qadar yang baik adalah dimulai sejak awal Ramadan.

"Jangan bersiap untuk menghadapi Lailatul Qadar itu nanti pada malam 17 atau 27. Tidak. Sejak sekarang kita mempersiapkan diri menyambutnya. Karena malam itu tidak akan hadir kepada kita kecuali kalau yakin bahwa persiapan kita telah cukup," terang KH Quraish Shihab.

"Siapkanlah dari sekarang. Siapkan jiwa, siapkan aneka kegiatan, siapkan upaya-upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Dengan membaca ayat-ayat Al Quran, dengan bersedekah, dengan memberi muka kepada orang lain, dan lain-lain aneka kebajikan itu," tutur KH Quraish Shihab.

Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar

Tak ada yang mengetahui kapan tiba malam lailatul qadar saat Ramadhan.

Itu adalah rahasia Allah SWT.

Namun, beberapa dalil mengungkapkan tanda-tanda tiba malam tersebut.

Salah satunya tertuang dalam riwayat Imam Muslim yang berbunyi sebagai berikut.

"Malam itu adalah malam yang cerah, yaitu malam kedua puluh tujuh (dari bulan Ramadan). Dan tanda-tandanya ialah pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa memancarkan sinar ke segala penjuru." (HR. Imam Muslim, 762).

Sementara itu, Ibnu Abbas meriwayatkan mengenai tanda-tanda lainnya terkait datangnya Lailatul Qadar.

Dari Ibnu Abbas radliyallahu’anhu, Rasulullah SAW bersabda:

"Lailatul Qadar adalah malam tentram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah.

Keesokan hari malam Lailatul Qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan." (HR. Muslim).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved