Ramadhan 2024
Hikmah Ramadhan 2024 - Ramadhan Memberikan Pelajaran Berharga bagi Program Sertifikasi Halal
Berpuasa itu lebih banyak menahan keinginan, termasuk keinginan untuk makan, marah, dan keinginan lainnya
Hal ini bukan merupakan pekerjaan yang mudah seperti memutarbalikkan tangan tetapi amat sangat sulit dan rumit untuk dilakukan oleh manusia itu sendiri.
Itulah sebabnya maka pemerintah hadir melalui aturannya untuk menyajikan makanan yang secara mudah bisa dibedakan yang halal atau yang tidak melalui Program Sertifikasi Halal.
Jadi, Sertifikasi Halal merupakan wujud kepedulian pemerintah untuk membantu Masyarakat Indonesia membedakan makanan yang halal dan yang haram.
Selain makanan halal haram (halal foods) pemerintah Indonesia juga turut berkontribusi membantu masyarakatnya membedakan aktivitas halal dan tidak halal (halal activities) sejak tahun 2014 lalu.
Tepatnya melalaui UU Nomer 33 tahun 2014 yang telah diterapkan sejak 17 Oktober 2019 lalu.
Bahkan, pemerintah merencanakan akan mengevaluasi pelaksanaaan sertifikasi halal ini pada tahun 2024 ini dan membuat semacam ultimatum bahwa 'Produk yang tidak bersertifikat halal maka akan terkena sanksi di Indonesia'.
Ultimatun itu seakan menunjukkan keseriusan pemerintah di dalam membantu masyarakat muslim Indonesia untuk bisa membedakan makanan dan kegiatan yang halal dan yang tidak halal.
Dengan demikian, maka masyarakat muslim nantinya akan semakin mudah membedakan makanan halal dan tidak halal hanya dengan melihat ada tidaknya symbol halal dalam kemasan dalam suatu produk.
Artinya, dalam kehidupan dua belas bulan penuh mereka bisa menerapkan pelajaran berharga dari bulan puasa untuk bisa menahan makan makanan yang tidak diridhoi oleh Tuhannya.
Dengan berhasilnya program Sertifikasi Halal ini maka pemerintah nanti bisa berbisik kepada masyarakatnya 'Melalui pelajaran satu bulan engkau akan menerapkannya dalam seluruh kehidupanmu untuk mencapai Ridho Allah SWT'.
Mari sukseskan evaluasi Sertifikasi Halal 17 Oktober 2024 (*)
Dr Drs M Fathorrazi MSi,
Ketua Badan Pengembangan Industri Halal (BPIH) MUI Jatim
| Satlantas Polres Bangkalan Imbau Pemudik Beristirahat Setelah 4 Jam Berkendara |
|
|---|
| Cerita Pemudik Asal Bekasi Tujuan Jember, Lolos Macet Saat Mudik dan Balik Lebaran 2024 |
|
|---|
| 6 Ribu Wisatawan Padati Pantai di Watulimo, Kapolres Trenggalek Pastikan Arus Lalin JLS Lancar |
|
|---|
| Pertama Kalinya Simpang Tiga Ngantru Tulungagung Bebas dari Kemacetan Tahunan |
|
|---|
| Jalur Jetakan-Cuwiri Tulungagung Macet Akibat Arus Kepulangan Wisatawan dari JLS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Ketua-Badan-Pengembangan-Industri-Halal-MUI-Jatim.jpg)