Berita Surabaya

RSIA Kendangsari Merr Kenalkan Layanan Gigi Bagi ABK, Disebut yang Pertama di Surabaya

RSIA Kendangsari Merr Surabaya mengenalkan layanan gigi bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) atau special care dentistry.

Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Cak Sur
Istimewa/RSIA Kendangsari Merr
RSIA Kendangsari Merr Surabaya mengenalkan layanan gigi bagi anak berkebutuhan khusus atau special care dentistry. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - RSIA Kendangsari Merr mengenalkan layanan gigi bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) atau special care dentistry. Layanan ini, disebut yang pertama di Surabaya.

Bahwa pihak rumah sakit berkomitmen dalam mendukung tumbuh kembang anak. Salah satunya, pada pelayanan kesehatan gigi anak berkebutuhan khusus.

“Kami ingin fokus pada urogynecology dan tumbuh kembang. Harapannya, bisa membantu program pemerintah terkait masalah stunting,” ungkap Direktur RSIA Kendangsari Merr dr Dhimas Panji Chondro A MH melalui konferensi pers yang digelar secara virtual belum lama ini.

Sementara, Prof drg Udijanto dari RSIA Kendangsari Merr mengungkapkan, secara umum merawat gigi dan mulut adalah penting. Begitupun pada anak berkebutuhan khusus.

Jika kesehatan gigi tidak dirawat, maka dapat mempengaruhi kondisi umum lainnya pada anak. Di antaranya, kebiasaan bernafas lewat mulut yang menjadikan rongga mulut kering, munculnya plak, peradangan, efek minum obat dengan rasa manis dan masalah lainnya.

Permasalahan gigi yang dialami oleh anak berkebutuhan khusus, lanjut drg Udijanto, sebetulnya sama halnya dengan permasalahan yang dialami anak-anak pada umumnya.

“Misalnya tidak membersihkan gigi secara rutin, jarang membersihkan gigi, itu kan tidak hanya anak berkebutuhan khusus tapi mereka yang istimewa ini ada keterbatasan tertentu di motoriknya maka kondisi ini lebih menonjol,” ucap drg Udijanto saat melakukan talkshow di RSIA Kendangsari Merr.

Oleh karenanya, diperlukan adanya kepedulian orang di sekitar agar permasalahan gigi pada anak berkebutuhan khusus dapat diminimalisir.

drg Udijanto memberikan tips untuk pengasuh anak berkebutuhan khusus. Di antaranya, memperhatikan asupan cairan anak dengan memperbanyak air putih dan kunjungan rutin ke dokter gigi.

“Jika ada kemungkinan mulutnya kering karena kebiasaan tertentu atau konsumsi obat, maka air putih penting supaya tidak membuat masalah baru. Misal minum teh tapi lebih banyak gula akhirnya giginya rusak,” ujarnya.

Anak-anak yang baru pertama kali datang ke dokter gigi, tentunya akan merasa tidak nyaman, karena bagian mulut merupakan area sensitif.

Bagi anak-anak diperlukan effort yang cukup besar untuk datang ke dokter gigi.

Peran orang tua, disebut adalah kunci dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut anak berkebutuhan khusus.

drg Udijanto menyebut, memilih dokter gigi yang bisa bonding untuk mendukung perawatan maksimal.

Perawatan gigi anak berkebutuhan khusus membutuhkan pemahaman, dan hal spesifik lain yang juga mengarah pada teknik manajemen tingkah laku yang diberikan pada anak.

“Misal posisi anak di kursi roda, atau dipangku orang tua, nah itu bisa dibersihkan. Sebab, kadang-kadang anak-anak istimewa agak sulit mengendalikan gerakan tangan, nah cari posisi dan momen menyenangkan untuk anak,” tutupnya.

Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved