Berita Malang Raya
Eksotisme Kampung Wisata Anggrek Dadaprejo Kota Batu, Omzet Capai Miliaran Rupiah
Kota Batu memiliki banyak kampung wisata yang memiliki potensi menarik wisatawan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri untuk datang
Penulis: Dya Ayu | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, BATU - Kota Batu memiliki banyak kampung wisata yang memiliki potensi menarik wisatawan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri untuk datang.
Ini membuat Kota Batu tidak hanya dikenal dengan wisata buatan serta alaminya saja, namun juga karena banyaknya desa tematik yang ada.
Bahkan Kota Batu merupakan Kota di Jawa Timur yang paling banyak memiliki desa tematik.
Dari banyaknya kampung wisata di Kota Batu, Kelurahan Dadaprejo Kecamatan Junrejo Kota Batu memiliki salah sayu daya tarik tersendiri yakni Kampung Wisata Anggrek.
Kampung wisata anggrek di Dadaprejo ini memiliki keeksotisan tersendiri, sebab selain karena ada puluhan ribu jenis tanaman anggrek hasil penyilangan sendiri, omzet yang dihasilkan dari budidaya anggrek itu sendiri mencapai miliaran rupiah hingga mampu mengurangi angka pengangguran di sana.
Apabila ditempuh menggunakan sepeda motor dari Alun-alun Kota Batu hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk menuju ke Kampung Wisata Anggrek, Gang Orchid Kelurahan Dadaprejo Kota Batu.
Di sana mata wisatawan akan dimanjakan dengan puluhan ribu jenis tanaman anggrek hasil penyilangan sosok pencetus Kampung Anggrek di Dadaprejo bernama Dedek Setia Santoso 'DD Orchid Nursery' di Jalan Martorejo RT 03 RW 03 Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo Kota Batu.
Dedek sapaan akrabnya sukses menyilangkan berbagai jenis tanaman anggrek yang memiliki kualitas unggul dengan harga yang bervariasi.
Menurutnya dalam melakukan penyilangan spesies anggrek memiliki kesulitan tersendiri dan tidak dapat asal silang.
Bahkan huga harus dipertimbangan jam menyilangkannya, baik pagi, siang, sore ataupun malam untuk melahirkan jenis anggrek yang indah.
Ada anggrek Warscewicz's Cattleya, Vandachostylis Pinky, Dendrobium Whisnu silangan dari Dendrobium Vian dengan Dendrobium Black Mamba, Vanda Lombokensis, Cattleya Brabantiae, Myrmecocattleya Emma Solossa, hingga ada tanaman anggrek hasil silangan Dedek yang diberikan khusus untuk Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai dan diberi nama 'Dendrobium Aries Agung Paewai' sebagai varietas silangan dari indukan Dendrobium Damarwulan dan Dendrobium Oryen.
Dari ribuan jenis anggrek, ada anggrek paling eksotis karena harganya yang mencapai Rp 200 juta.
Anggrek jenis Discolor Tanimbar milik Dedek ini memiliki harga selangit karena ukurannya yang besar dan jarang orang dapat merawat anggrek jenis teraebut hingga memiliki ukuran yang dimiliki Dedek.
Dengan kebun seluas setengah hektar lebih, Dedek yang sebelumnya pernah menjadi kuli bangunan, kini memiliki sebanyak 50 karyawan yang diambil dari warga sekitar Kelurahan Dadaprejo.
Selain memperkerjakan warga sekitar, untuk mengurangi angka pengangguran di desanya, Dedek juga mengajak ratusan warga Dadaprejo untuk menjadi petani anggrek, dan terhimpun dalam kelompok tani bernama Kelompok Tani Sanderiana Kota Batu.
Kasus Pabrik Narkoba Ganja Sintetis 1,2 Ton di Kota Malang, 8 Warga Bekasi Didakwa Hukuman Mati |
![]() |
---|
Motor Sport Honda CBR Milik Mahasiswa Raib Dicuri di Tempat Kos Kota Malang |
![]() |
---|
Gunung Geger di Malang Selatan Longsor, Jalur Pantai Kondang Merak Ambles dan Tersendat |
![]() |
---|
Sejumlah Anak di Kota Malang Terjangkit Judi Online, Orangtua Diimbau Awasi Anak |
![]() |
---|
Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Malang Kota Ikut Turun ke Ladang Jagung |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.