Pemilu 2024

Daftar 5 Orang Meninggal saat Coblosan Pemilu 2024 di Jatim: 2 Ambruk di Bilik, 1 Tersetrum Listrik

Lima orang meninggal dunia saat gelaran pemilu 2024 di Jawa Timur. Ini sosok-sosoknya!

Penulis: Dya Ayu | Editor: Musahadah
kolase surya.co.id/dya ayu/imam nahwawi
Jasad Rubaika, pemilih pemilu 2024 yang ambruk di bilik saat akan dimakamkan. Foto kanan: TPS tempat Mustakim tersengat listrik. 

Di tengah hiruk pikuk pemilu, keluarga Rubaika (55) warga RT 03 RW 05, Desa Sumberejo Kecamatan Batu, Kota Batu justru tengah merasakan duka mendalam.

Pasalnya saat momen pencoblosan atau memberikan hak pilihnya di bilik suara TPS 21 Desa Sumberejo, Rubaika pingsan dan akhirnya meninggal dunia dihari pemungutan suara Rabu pagi.

Menurut Linmas yang berjaga di TPS 21, Edi Purwandi, saat berada di bilik suara Rubaika tiba-tiba pingsan. Sebelum pingsan dan meninggal dunia Rubaika sempat mencoblos 3 surat suara.

“Jadi Bu Rubaika tadi melakukan pencoblosan seperti biasa dan sempat mencoblos 3 surat suara. Lalu tiba-tiba beliau pingsan dan langsung ditolong,” kata Edi Purwandi, Rabu (14/2/2024).

“Saat ditolong sempat sadar, namun beliaunya pingsan lagi dan dibawa ambulan ke mau rumah sakit tapi sudah meninggal," tambahnya.

Sementara itu Suparman (65) suami Rubaika menjelaskan jika istrinya memang sudah lama memiliki riwayat penyakit hipertensi dan diabetes, namun sebelum meninggal pihaknya menuturkan sang istri tidak menunjukan tanda-tanda sakit ataupun ada firasat dari keluarga. 

“Beberapa hari lalu istri saya sempat kontrol ke rumah sakit, tadi pagi juga terlihat sehat makanya berangkat ke TPS untuk mencoblos, namun usia tidak ada yang tahu dan hari ini Alloh menentukan lain. Kami keluarga ikhlas menerima,” tuturnya.

3. Linmas meninggal

Jenazah Sugiono, anggota Satlinmas TPS 6 Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun diusung rekan-rekannya ke tempat peristirahatan terakhir, Rabu (14/2/2024).
Jenazah Sugiono, anggota Satlinmas TPS 6 Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun diusung rekan-rekannya ke tempat peristirahatan terakhir, Rabu (14/2/2024). (surya/Febrianto Ramadani (Febrianto))

Sugiono (60), anggota Satlinmas meninggal dunia saat menjalankan tugasnya di TPS 6, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.pada, Rabu (14/2/2024).

Pantauan di rumah duka jalan Apotek Hidup, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, sudah terdapat sebuah karangan bunga sebagai ucapan duka cita dari Wali Kota Madiun Maidi.

Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM (Sosdiklih, Parmas, dan SDM) KPU Kota Madiun, Rokhani Hidayat, menuturkan, almarhum wafat sekitar pukul 13.00 WIB.

“Almarhum meninggal ketika sedang istirahat, tepatnya makan siang. Pada saat itu almarhum tiba tiba jatuh pingsan sehingga mengejutkan rekan rekan KPPS,” ujar Rokhani.

Rokhani juga mengaku, sempat berinteraksi dengan almarhum, yang mulai berdinas di TPS tersebut sejak kemarin malam.

“Setelah jatuh pingsan, almarhum sempat dilarikan untuk mendapat pertolongan lebih lanjut. Setelah diperiksa korban dipastikan meninggal dunia,” paparnya.

Menurutnya, almarhum selama ini tidak melakukan pekerjaan berat. Aktivitas terakhir yang dilakoni sebelum meninggal adalah membersihkan TPS.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved