Berita Surabaya
Untag Surabaya Gelar Hacker Fest untuk Tingkatkan Keamanan Informasi
Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya mendorong lahirnya para peretas (Hacker) legal dengan menggelar Hacker Fest
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Fatkhul Alami
SURYA.co.id | SURABAYA - Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya mendorong lahirnya para peretas (Hacker) legal dengan menggelar Hacker Fest, Sabtu (20/1/2024).
Diikuti ratusan peserta, kegiatan yang diadakan program Studi (Prodi) Sistem dan Teknologi Informasi (Sistekin) Untag Surabaya bersama dengan PT. Bukan Sekedar Air (BUKADIR) dan PT. Tujuh Delapan Sembilan NET (Jatayu) ini memberikan edukasi terkait hacker legal untuk meningkatkan keamanan informasi digital.
Direktur Sistem Informasi YPTA Surabaya, Supangat, M.Kom., Ph.D., ITIL., COBIT., CLA sebagai pembicara Hacker Fest, secanggih apapun developer bekerja, pasti ada celah terlewati.
"Peran kita harus mampu menemukan sebuah kerentanan sistem. Eksploitasi hal positif, bukan negatif. Ethical hacking, mudahnya adalah sebuah penetration testing atau pen testing, yaitu proses dimana kerentanan sistem diperbaiki untuk memastikan keamanan sistem berjalan dengan baik," ujarnya.
Hal ini, lanjutnya, berbicara tentang legalitas, bukan ilegal. Etchical hacking bicara tentang white hat hacker. Seluruh aktifitas yang kita lakukan harus ada ijin secara formal.
Materi Workshop Hacker Fest disampaikan oleh Komunitas Surabaya Hacker Link dalam dua sesi, yang terdiri dari demonstrasi atau penyampaian teori serta workshop.
Kemudian peserta akan diajak langsung untuk berlatih melalui perangkat lunak pada laptop masing-masing.
Bambang DH, Pembina YPTA Surabaya sekaligus Anggota Komisi VII DPR RI, turut
mengungkapkan bahwa terdapat tiga fenomena dunia yang tidak dapat dibendung oleh negara manapun, yaitu demokratisasi, lingkungan, dan digitalisasi.
“Digitalisasi mempermudah pekerjaan manusia saat ini. Oleh karena itu bagaimana cara menyatukan anak-anak muda yang memiliki kemampuan lebih di bidang keamanan, sehingga kita dedikasikan untuk NKRI. Kita boleh melahirkan teknologi, tapi jangan menjadi budak teknologi,"tegasnya.
Iapun berharap kegiatan ini akan menciptakan kesamaan pandang dalam hal etika dan hukum sebagai pedoman dalam berkembang seiring kemajuan teknologi.
Rektor Untag Surabaya, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA menekankan bahwa melalui Prodi Sistekin, Untag Surabaya memberikan bekal kepada masyarakat terkait praktik ethical hacking yang positif.
"Di Indonesia, teknologi dan proses bisnis berkembang pesat, karena saat ini adalah era digitalisasi. Oleh sebab itu, kita menyediakan Prodi Sistekin, dan hari ini mengadakan seminar tentang ethical hacking. Artinya, bahwa tidak semua hacker jelek, ada sisi positifnya,"lanjutnya.
Sesuai dengan tema ‘Digital For Unity, Unity For Nusantara’ atau Digital Untuk Persatuan, Persatuan Untuk Nusantara, workshop ini dihadiri oleh 220 peserta dari berbagai kalangan dari berbagai daerah.
Berita Surabaya Hari Ini: Peluncuran Koperasi Digital, Jadwal Commuter Line yang Baru |
![]() |
---|
Berita Surabaya Hari Ini: Golkar Buat Lomba Cipta Oleh-oleh, Investasi Mulai Naik, Prestasi Pelajar |
![]() |
---|
8 Landmark dan Ikon Budaya Kota Surabaya, Daya Tarik Wisata Ibu Kota Jawa Timur |
![]() |
---|
Rute dan Lokasi Parkir Parade Surabaya Vaganza, Hari Ini 25 Mei 2025 Mulai Pukul 13.00 WIB |
![]() |
---|
Patuhi Larangan Wisuda SMA/SMK di Jatim, Ini Cara Sederhana SMAN 2 Surabaya Rayakan Kelulusan Siswa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.