Kamis, 16 April 2026

Berita Surabaya

Intiland dan Saltware Kolaborasi untuk Kembangkan Pertanian Cerdas

PT Intiland Development Tbk mendukung pertumbuhan industri pertanian nasional

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
IST
Penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding antara Intiland, yang dilakukan oleh Pendiri dan Direktur Utama PT Intiland Development Tbk Hendro S Gondokusumo, dan Dr Lee Jeong Kun, selaku Chairman, Pendiri dan Chief Executive Officer Saltware, di Kantor Staf Presiden, Gedung Bina Graha, akhir pekan lalu disaksikan Kepala Staf Presiden sekaligus Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jenderal TNI(Purn) Dr Moeldoko. 

Dia juga menambahkan salah satu layanan usaha dari Saltware adalah pengembangan teknologi untuk smart farming yakni pendayagunaan perangkat lunak untuk kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) di sektor pertanian.

Pengembangan smart farming bertujuan membantu pengelolaan proses bercocok tanam secara optimal dan menghasilkan hasil produk secara maksimal.

Kemitraan dengan Intiland diharapkan dapat meningkatkan penetrasi serta proses alih daya teknologi kekawasan Asia Tenggara, terutama di Indonesia.

Kedua perusahaan berencana mengembangkan uji coba smart farming di Indonesia guna mengidentifikasi masalah potensial dalam budidaya bahan pangan dan mempromosikan percobaan budidaya tersebut.

Budidaya meliputi produksi bibit stroberi bebas virus di pabrik tanaman dengan teknologi kontrol otomatis di bawah lampu LED buatan, termasuk pembangunan rumah kaca untuk percobaan budidaya stroberi di Indonesia.

Dari budidaya percobaan tersebut, Saltware akan mengembangkan standar model untuk rumah kaca stroberi di Indonesia.

Rencana ini termasuk menentukan lokasi geografis yang optimal untuk budidaya stroberi dan mengelola sistem pemanasan dan pendinginan.

Model tersebut kemudian akan didistribusikan secara bersama-sama di wilayah Asia Tenggara seperti Indonesia, Singapura, dan Malaysia.

MOU antara Intiland dan Saltware adalah bagian dari proyek yang bertujuan untuk mempromosikan pertukaran teknologi pertanian antara Korea dan Indonesia.

Tidak hanya stroberi, kerjasama swasembada bahan pangan di Indonesia dengan Saltware juga akan dilakukan untuk tanaman padi dan jagung.

Untuk mencapai tujuan ini, Intiland dan Saltware telah setuju untuk menjalankan proyek budidaya secara bertahap, serta diferensiasi proyek tanaman jangka pendek dan jangka panjang.

Menurut Hendro, kolaborasi pengembangan smart farming dengan Saltware ini merupakan bagian dari strategi pertumbuhan usaha Intiland.

Melalui kerja sama ini Perseroan dapat meningkatkan nilai aset dari lahan  maupun bangunan yang dimiliki Perusahaan.

Ekspansi ini juga menjadi wujud kontribusi Intiland dalam mendukung program Pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Bisnis utama Intiland tetap di sektor properti. Kerja sama ini lebih sebagai bentuk komitmen dan kontribusi kami untuk memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan teknologi sekaligus untuk meningkatkan nilai aset dari lahan dan bangunan yang kami miliki selama ini,” pungkas Hendro.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved