Berita Jember
UPDATE Lansia Tewas di Kos Jember, Sempat Banyak Lalat di Kamar Korban
Berdasarkan keterangan tetangga kos korban, Yuri mengungkapkan, kamar yang ditempati pria kelahiran 1961 tersebut banyak lalat keluar masuk.
Penulis: Imam Nahwawi | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, JEMBER - Polisi masih melakukan penyelidikan atas tewasnya Ahmad Arif Pribadi, pria lanjut usia yang ditemukan tewas di dalam Kamar Kos di Lingkungan Cangkring, Kelurahan/Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (6/1/2023).
Mengingat, jasad laki-laki kelahiran 1961 tersebut diketahui sempat mengeluarkan aroma tidak sedap, sebelum ditemukan meninggal dunia di lantai dua kamar kos Jalan Mangga Kecamatan Patrang Jember.
"Pada pukul 07.00 WIB saat itu, saya ke garansi, mau ngasih makan kucing. Tiba tiba saya mencium bau bangkai, saya kira bangkai kucing atau tikus yang mati. Setelah saya cari ternyata tidak ada," kata Yuri, Pemilik Kos saat diwawancarai sejumlah awak media.
Baca juga: Lansia Ditemukan Tewas di Kamar Kos Lantai Dua Jember, Tetangga Cium Bau Tak Sedap
Menurutnya, karena tidak ada bangkai kucing atau tikus. Dia mengira bau menyengat tersebut bersumber dari tumpukan sampah anak kos.
"Tapi setelah semua sampah saya keluarkan, ternyata bau itu masih ada. Terus saya tanya ke penghuni kos yang berada di sebelahnya kamar korban. Saya tanya, nggak mencium bau bangkai, ternyata dia mengaku mencium juga," tutur Yuri.
Berdasarkan keterangan tetangga kos korban, Yuri mengungkapkan, kamar yang ditempati pria kelahiran 1961 tersebut banyak lalat keluar masuk.
"Banyak lalat yang keluar dari kamar korban. Setelah itu saya pikiran, apa meninggal dunia. Lalu saya panggil mas Abdullah, untuk menemani saya ke lantai dua, untuk melihat kondisi korban," duganya.
Setelah berada di lantai dua kos-kosan, Yuri mengungkapkan ternyata jendela kamar korban masih terbuka meskipun pintunya terkunci dari dalam.
"Setelah itu, mas Abdullah melihat dari luar jendela kamar korban. Ternyata bapaknya sudah dalam terlentang di atas kasur dan meninggal dunia. Korban tinggal di kamar itu sendirian memang," paparnya.
Yuri mengaku, sempat ditemui oleh korban pada 2 Januari 2024.
Katanya yang bersangkutan mau melunasi kekurangan pembayaran kos selama satu bulan.
"Pada 2 Januari 2024 itu pada waktu magrib, bapaknya menemui saya untuk membayar uang kos yang kurang. Setelah itu saya tidak pernah melihat bapaknya keluar dari kamar," ungkapnya.
| Gagalkan Bentrokan di Jember, Polisi Amankan 3 Anggota Persilatan Membawa Senjata Tajam |
|
|---|
| Penyakit Mulut dan Kuku Kembali Serang Sapi di Jember, Pemkab Alokasikan Anggaran Vaksinasi |
|
|---|
| Baru Bebas Dari Penjara, Warga Surabaya Tepergok Bertransaksi 25 Gram Sabu di Jalanan Jember |
|
|---|
| Dalami Dugaan Korupsi DD di Desa Pedomasan, Satreskrim Polres Jember Masih Pelit Komentar |
|
|---|
| Gelapkan Dana Nasabah Rp 250 Juta, Oknum Pegawai Bank Negara di Jember Akhirnya Dipecat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Polisi-evakuasi-lansia-yang-tewas-di-kamar-kos-jember2.jpg)