Rotasi Ketua PWNU Jatim

Searah KH Marzuki Mustamar, Gus Salam Bereaksi Keras Disebut Calon Ketua PWNU Jatim, Ucap Adu Domba

Beredarnya kabar KH Abdussalam Shohib masuk dalam bursa kandidat Ketua PWNU Jatim pengganti KH Marzuki Mustama direaksi keras.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Musahadah
kolase dok.surya.co.id/fikri firmansyah
Gus Salam mereaksi keras kabar dirinya masuk dalam bursa kandidat Ketua PWNU Jatim pengganti KH Marzuki Mustaram. 

"Seluruh aspirasi ini yang kemudian didengar untuk selanjutnya di-collect," tandas pria yang juga ditugaskan PBNU sebagai Ketua PCNU Surabaya ini.

Selain usulan dari bawah, ada sejumlah kriteria lain yang akan menjadi pertimbangan PBNU. Di antaranya, memiliki kapabilitas sebagai pemimpin organisasi.

"Prinsipnya, bisa menjaga kinerja PBNU dalam melayani umat serta menjalankan peran dan fungsinya. Sehingga, ini memang harus segera diisi," katanya.

Umarsyah menegaskan pengambilan keputusan soal Ketua PWNU Jatim pengganti KH Marzuki Mustamar tak mundur dari jadwal, Rabu (3/1/2024).

Sebab menurutnya, rapat PBNU Rabu kemarin hanya mengagendakan mendengarkan nama yang diusulkan PWNU Jatim.

Usulan tersebut tak lantas diputus di hari yang sama. "Bukan mundur. Memang, yang punya hak untuk memutuskan kan Syuriah (PBNU). Tanfidziah hanya mengusulkan," kata Umarsyah menjelaskan.

"Sehingga, hari ini memang agendanya untuk menerima info, laporan kondisi, termasuk juga kaitannya dengan aspirasi yang masuk. Nah, dari sana kemudian ditampung, dirumuskan dan (keputusan) akan disampaikan melalui rapat gabungan antara Tanfidziah dan Syuriah minggu depan," kata Umarsyah.

Hal serupa diungkapkan Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi yang dihubungi terpisah. 

"Hasil dari pertemuan ini, Ketua PWNU Jatim berasal dari PBNU. Nanti akan ada struktur di PBNU yang akan ditugaskan," kata Ketua PBNU KH Akh Fahrur Rozi dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (3/1/2023).

Ulama yang dikenal dengan panggilan Gus Fahrur tersebut menjelaskan, keputusan ini diambil dengan mendengarkan usulan dari Rois Syruiah PWNU Jatim.

"Ternyata, Syuriah menyerahkan kepada PBNU," kata Gus Fahrur.

Dalam pertemuan tersebut, PBNU lantas menginventarisir sejumlah nama yang berpotensi untuk ditugaskan menjadi Ketua PWNU Jatim. Setelah mendengarkan usulan tersebut selanjutnya PBNU menggelar pembahasan selama sepekan.

"Paling lama dua pekan, sudah ada nama yang akan disampaikan melalui rapat pleno. Juga disertai dengan Surat Keputusan (SK) tentunya," kata Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur 1 Bululawang Malang ini.

Lantas siapa yang diusulkan dalam pembahasan tersebut? Gus Fahrur menjawab diplomatis sembari melempar candaan. "Ada beberapa usulan. Nama saya juga. Tapi, kalau (nama) saya ada kan bisa jadi (usulan) guyon. He he he," katanya berseloroh disertai tawa.

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved