Berita Viral
Kisah Abah Arip Jualan Sapu Keliling Demi Tebus Ijazah Anak, Dulu Tinggal di Emperan Bertahun-tahun
Inilah kisah penjual sapu keliling di Bandung bernama Abah Arip, yang berjualan demi menebus ijazah anaknya. Dulu pernah tinggal di emperan
Penulis: Arum Puspita | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.CO.ID - Seorang penjual sapu keliling di Bandung bernama Abah Arip punya kisah hidup yang pilu.
Abah Arip berdagang sapu sejak 25 tahun silam. Setiap hari, ia berkeliling sejauh dua puluh kilometer untuk berjualan.
Sayangnya, penghasilan Abah Arip tak seberapa. Hanya berkisar Rp 5 ribu sampai Rp 15 ribu per hari.
Sempat Tinggal di Gubuk
Pria 73 tahun itu tinggal di gubuk setelah bertahun-tahun tidur di emperan.
Gubuk yang dihuninya itu hanya seadanya, tidak tertutup bahkan hanya beralas tanah.
Bahkan, Abah Arip pun tidur dengan beralas kasu rusak yang diambilnya dari tempat sampah.
Pernah ditipu
Sementara berdasarkan info dari akun media sosial X @kegblgnunfaedh, Abah Arip pernah mengalami kejadian memilukan.
Pada saat itu, ada pembeli yang membayar menggunakan uang palsu.
Ia juga pernah ditipu seorang yang mengaku akan memborong sapu dengan sejumlah seratus biji akan tetapi orang tersebut tidak kembali.
Ingin tebus Ijazah anak
Diketahui, Abah Arip memiliki anak yang sudah lulus sekolah.
Namun, ijazah tersebut belum bisa diambil, lantaran masih ada tunggakan biaya sekolah.
Itulah mengapa, Abah Arip berjuang keras untuk membayar tunggakan tersebut.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.