Pilpres 2024
Prabowo Subianto Kehilangan Dukungan dari Sejumlah Pendiri Demokrat Gara-gara Gibran dan Polemik MK
Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, kehilangan dukungan dari sejumlah pendiri partai Demokrat. Gara-garanya Gibran dan polemik MK.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Putra Dewangga Candra Seta
Lebih lanjut, Sahat menyebut putusan MK tersebut juga menunjukkan bahwa kekuasaan digunakan untuk mengacak-acak tatanan hukum Indonesia.
"Hanya untuk kepuasan nafsu politik, itu artinya tidak ada lagi Etika dan aturan hukum di Indonesia," imbuh dia.
Sementara itu, Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid mengucapkan apresiasi atas deklarasi dukungan yang diberikan FKLPDK kepada pasangan Ganjar dan Mahfud pada Pilpres 2024.
Arsjad menyebut pemilu bukan hanya soal kekuasaan, tetapi juga soal memastikan kesejahteraan bangsa Indonesia.
"Dan kita di sini semua sama sama tahu bahwa Mas Ganjar dan Prof Mahfud adalah sosok yang paling tepat untuk mengatur Indonesia," ujar dia.
Lebih lanjut, Arsjad mengatakan pihaknya memiliki target mendapatkan 54 persen suara untuk memenangkan Pilpres dalam satu kali putaran.
Menurut dia, ini adalah tantangan besar namun ia optimis target bisa terpenuhi.
Selain itu, Arsjad juga optimis masa depaan Indonesia yang lebih baik jika Ganjar dan Mahfud menang Pilpres 2024.
"Untuk itu kami TPN Ganjar Mahfud memohon kepada ibu-ibu bapak-bapak yang ada di sini untuk bersatu saling mengisi dan menguatkan bersama tim pemenangan nasional dan juga daerah serta seluruh relawan komunitas dan simpul-simpul pendukung Ganjar Mahfud lainnya bersatu bergerak ke masyarakat melalui kampanye damai," ujar Arsjad.
>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.