Berita Trenggalek

Jembatan Plengkung Pogalan Dibuka Lebih Cepat, Satlantas Trenggalek Ingatkan Kendaraan Tonase Besar

Jembatan Plengkung, Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek kembali dibuka, Senin (27/11/2023).

tribun jatim/sofyan arif candra
Jembatan Plengkung, Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek Siap Dibuka Kembali Pasca Penambalan Jalan Berlubang 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK - Jembatan Plengkung, Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek kembali dibuka, Senin (27/11/2023).

Sebelumnya jembatan Plengkung yang berada di ruas jalan kabupaten tersebut ditutup setelah dilakukan perbaikan berupa penambalan jalan pada 15 November 2023.

Pembukaan ini lebih cepat dibandingkan rencana awal yaitu yang semula direncanakan dilakukan penutupan selama 28 hari demi mengejar umur kekuatan beton maksimal.

Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Mulyani mengatakan pertimbangan pembukaan lebih cepat ini karena kekuatan tambalan beton sudah layak untuk dilalui kendaraan.

"Dinas PUPR memberikan campuran agar beton ini lebih cepat kering. Lalu diuji ternyata jalannya sudah layak untuk dibuka kembali," ucap Mulyani, Senin (27/11/2023).

Namun demikian, Mulyani mengingatkan agar pengguna jalan tetap berhati-hati karena sedang ada pekerjaan pembangunan jembatan baru di sebelah barat Jembatan Plengkung.

"Selain itu kami mengimbau yang melewati jembatan ini adalah kendaraan pribadi saja, roda 2 dan roda 4. Sedangkan roda 6 atau dengan tonase besar bisa lewat jalan nasional," tambahnya.

Selain itu bus dengan mesin AC di atas atap juga sebaiknya lewat jalan nasional melalui Desa Karangsoko.

"Karena sebelumnya ada kejadian Bus Bagong mesin AC nya tersangkut di kerangka atas jembatan Plengkung karena body bus terlalu tinggi," ucapnya.

Selama masa perbaikan ruas jalan yang diperbaiki dan ditutup juga ruas jalan untuk roda empat. Pada ruas jalan tersebut terdapat satu lubang besar hingga terlihat aliran sungai di bawah jembatan.

Sedangkan roda dua dan pesepeda, masih bisa melalui sayap kanan-kiri jembatan Plengkung, karena memang tidak ada perbaikan.

"Selama ditutup, kita lakukan pengalihan arus untuk roda 4 lewat jalur utama (jalan nasional) baik dari yang arah Tulungagung menuju Trenggalek Kota, Ponorogo, ataupun Pacitan dan sebaliknya," jelasnya.

Rambu-rambu pengalihan arus pun dipasang di setiap pertigaan untuk mengarahkan agar pengendara mengambil jalan nasional melalui ruas Ngetal, Karangsoko ataupun melalui jalan perkampungan.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved