Berita Viral

Biodata Usman Sidik, Bupati Halsel yang Meninggal Dunia, Tiba-tiba Ambruk saat Bermain Bola

Usman Sidik (50), Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara ambruk saat bermain sepak bola dan meninggal dunia. Berikut biodatanya.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Adrianus Adhi
Istimewa
Biodata Usman Sidik, Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara yang meninggal dunia. 

SURYA.CO.ID - Berikut biodata Usman Sidik (50), Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara yang meninggal dunia.

Usman Sidik Bupati Halsel meninggal dunia pada kemarin, Minggu (5/11/2023) petang.

Sebelum meninggal dunia, Bupati Halsel Usman Sidik sempat bermain sepak bola.

Ia bermain sepak bola dalam ajang pembukaan Piala Bupati Cup.

Gelaran tersebut berlangsung di Gelora Bahrain Kasuba.

Di tengah laga, dirinya tiba-tiba ambruk dan tak sadarkan diri. 

Ia langsung dilarikan ke rumah sakit (RS). Sayang, nyawanya tidak tertolong.

Usman Sidik dinyatakan meninggal pada 18.40 WIT.

Informasi tersebut di sampaikan oleh adik kandung Bupati Usman Sidik, Samsuddin Sidik.

"Bupati meninggal dunia sekitar pukul 18.40 WIT, setelah menjalani perawatan di RSU Marabose usai bermain sepak bola di lapangan Gelora Bahrain Kasuba," kata Samsudin, Minggu (5/11/2023) petang, seperti dilansir dari Antara via Kompas.com.

Usman Sidik, dalam laga pembukaan Piala Bupati Cup tersebut, dipercaya menjadi kapten kesebelasan bernomor punggung 18 dan memperkuat tim PWI Halsel Sedangkan Wakil Bupati Halsel Bassam Kasuba menjadi kapten di tim Pemkab Halsel.

Usman yang juga Wabendum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut tiba-tiba ambruk di tengah lapangan saat pertandingan. 

Tim medis dan ambulans bergegas masuk ke lapangan untuk menolong Usman.

Namun setelah dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tak tertolong. Rencananya bupati Halsel akan dimakamkan di Kota Ternate, Maluku Utara.

Ketua PWI Malut Asri Fabanyo mengungkap rasa dukacita mendalam.

Menurutnya sebelum menjadi bupati Halsel, Usman Sidik adalah seorang wartawan senior.

"Kami berbelasungkawa atas meninggalnya Bupati Halsel Usman Sidik, selain sebagai pejabat, Usman juga merupakan senior dari teman-teman wartawan, karena sebelum memulai karirnya di dunia politik, beliau merupakan wartawan senior berkiprah sebagai wartawan RCTI biro Maluku Utara," kata Asri.

Baca juga: Cak Anam Meninggal Dunia, Keluarga Kenang Pemikiran Mendiang untuk Umat

Usman Sidik yang menjabat sebagai Bupati Halmahera Selatan periode 2021-2024, lahir di Orimakurunga Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan.

Melansir Antara, semasa SMP, ia sudah bekerja sebagai buruh kasar dan semasa SMA Muhammadiyah Kota Ternate, ia menjadi buruh di Pelabuhan Bastiong.

Kemudian bekerja di bagian penanaman pohon kayu di sebuah perusahaan.

Usman Sidik kemudian meneruskan pekerjaannya dengan menjadi kontributor sejumlah stasiun televisi nasional.

Ia kemudian mendirikan media cetak harian di Maluku Utara.

Biodata Usman Sidik

Dilansir Surya.co.id dari Tribunnews.com, Usman Sidik merupakan Bupati Halsel periode 2021-2024.

Dirinya seorang politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Usman juga memiliki jabatan penting di DPP PKB, dirinya ditunjuk sang Ketua Umum (Ketum) PKB sebagai Wakil Bendahara DPP PKB periode 2021-2024.

Sebelumnya lagi Usman pernah didapuk sebagai Sekjen DPP PKB periode 2014-2019.

Melansir TribunTernate.com, Usman pernah berprofesi sebagai jurnalis, dan telah menjalaninya cukup lama.

Kala itu, Usman Sidik mendirikan surat kabar harian (SKH), di bawah PT Seputar Malut.

Baca juga: Profil dan Biodata Soebronto Laras Tokoh Otomotif Nasional yang Meninggal Dunia, Dulu Pembalap Motor

Waktu itu, suami dari Hj Eka Dahlia Abusama ini, menjadi kontributor sejumlah stasiun televisi nasional yang meliputi TPI dan RCTI.

Ia kemudian mendirikan media cetak harian bernama PT Seputar Malu

Lantaran banyak kesibukan berbisnis di Jakarta sebagai pengusaha, media tersebut diberikan ke adiknya untuk dikelola, mengutip Wikipedia.

Pria kelahiran Orimakurunga 13 April 1973 ini juga pernah menjadi menjadi buruh kasar di Pelabuhan Bastiong.

Ia kemudian bekerja di bagian penanaman pohon kayu dari PT Barito Pasific Timber Group, Sidangoli. (Kompas.com/Tribunnews.com)

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved