Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

DOA Yosef di Makam Tuti dan Amel Terkabul Meski Cuma Akting, Video Lawas Kasus Subang Mendadak Viral

Video lawas tersangka pembunuhan ibu dan anak di Subang, Yosef, mendadak viral di media sosial. Doanya terkabul meski cuma akting.

kolase SURYA.co.id
Yosef saat berdoa di makam korban Kasus Subang (kiri) dan saat ditetapkan jadi tersangka (kanan). 

SURYA.co.id - Video lawas tersangka pembunuhan ibu dan anak di Subang, Yosef, mendadak viral di media sosial.

Video lawas tersebut menampakkan Yosef sedang berdoa di makam dua korban kasus Subang, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Yosef berdoa supaya pembunuhnya segera ditangkap.

Dan baru-baru ini diketahui bahwa itu semua cuma akting Yosef untuk menutupi perbuatannya.

Tapi tak disangka, doa Yosef tersebut kini terkabul meski cuma akting.

Pembunuh ibu dan anak di Subang berhasil terungkap dan ditangkap untuk diadili, yakni tak lain adalah Yosef dan 4 orang lainnya.

Video lawas Yosef viral hingga jadi bahan perbincangan setelah diunggah akun X @kegblgnunfaedh pada Kamis (19/10/2023) kemarin.

Berdasarkan penelusuran SURYA.co.id, video tersebut direkam pada 8 Oktober 2021 atau sekitar 2 tahun lalu.

Baca juga: KEUANGAN Yosef Tersangka Dalang Kasus Subang Terkuak: Tak Digaji, Minta-minta ke Korban untuk Ongkos

Yosef bersama sejumlah orang mendatangi kuburan Tuti dan Amalia di pemakaman umum Istuning, Jalancagak, Subang, Jawa Barat.

Sambil menangis, Yosef menaburkan bunga dan juga berdoa di kuburan istri dan anaknya.

"Semoga diangkat derajatnya ya Allah. Semoga pelakunya terungkap," katanya sambil menangis, dikutip dari YouTube KompasTV.

Video ini pada akhirnya menjadi sorotan kembali butut dari Yosef ditetapkan sebagai tersangka.

Siasat Licik Yosef Cuci Tangan di Kasus Subang

Siasat licik Yosef Hidayat untuk mengelabui kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, yang diduga didalangi dia, akhirnya terungkap.

Seperti diketahui, dua tahun kasus pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini dan Amelia Mustika Ratu akhirnya terungkap sekarang. 

Yosef Hidayat yang awalnya bersandiwara menjadi pihak korban yang terdzolimi akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Yosef diduga mendalangi kasus pembunuhan istri dan anaknya dibantu istri mudanya, Mimin Mintarsih dan dua anak tirinya, Arigi dan Abi.

Terungkapnya, kasus ini setelah saksi kunci yang juga tersangka kasus ini, Muhammad Ramdanu alias Danu menyerahkan diri dan membongkar kronologinya.

Berikut siasat Yosef untuk cuci tangan di kasus Subang:

1. Sebut Danu cuma anak angkat yang punya akses masuk TKP

Di awal kasus ini, Yosef mengungkap identitas asli Muhammad Ramdhanu alias Danu yang disebutnya memiliki akses khusus ke lokasi kejadian.

Danu ternyata bukan keponakan asli Tuti Suhartini

Yosef menyebut Danu adalah anak angkat dari saudara Tuti yang bernama Idha. 

Idha sendiri menjalani pemeriksaan kembali di Polres Subang bersama dua saudaranya, Yeti Mulyana dan Lilis pada Rabu (6/10/2021). 

"Danu itu anak ibu Idha, tapi anak angkatnya," ungkap Yosef dikutip dari tayangan Telusur di TV One pada Senin (4/10/2021).

Yosef juga menyebut tidak sembarang orang bisa masuk ke rumah korban. 

Hanya Danu saja di luar keluarga inti yang sering ke sana dan memiliki akses khusus. 

Hal itu beralasan karena Danu menjadi pengurus yayasan Bina Prestasi Nasional yang didirikannya sebagai staf tata usaha. 

"Dia kan ikut di dalamnya di sekolah," kata Yosef

Sebelumnya dalam wawancara terpisah Yosef menyebut Danu kerap datang malam-malam ke rumah korban. 

Bahkan, di depan penyidik Polres Subang, Yosef menyebut Danu pernah datang malam-malam ke rumah korban tiga hari sebelum pembunuhan. 

2. Berani Sumpah

Yosef di beberapa kali wawancara dengan wartawan menegaskan dia tidak pernah membunuh dan menyuruh orang lain membunuh istri dan anaknya. 

Yosef juga pernah bersumpah itu di hadapan adik kandungnya, Mulyana (54). 

"Insya Allah dengan pengakuan dia sampai bersumpah saya yakin dia tidak terlibat dalam hal ini. Saya punya keyakinan besar atas itu," ucap Mulyana di Subang, Minggu (10/10/2021).

Maka dari itu, Mulyana terus berharap agar pihak kepolisian segera mengungkap kasus yang sudah menjadi sorotan publik ini.

"Makanya saya terus berharap agar kasus ini secepatnya terungkap, apalagi kerja dari kepolisian itu profesional, jadi saya percayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian," katanya.

3. Sebut Danu bohong dan dusta

Dalam tayangan Apa Kabar Indonesia Malam TVOne, saudara Tuti Suhartini, Lilis Sulastri mengaku sebelum masuk datang ke lokasi kejadian, Yosef meminta keponakannya, Muhammad Ramdanu alias Danu untuk masuk ke rumahnya. 

"Waktu pagi, hari Rabu, Danu itu ditelpon Yosef, suruh ke sana, masuk rumah, pas ngeliat rumahnya berantakan. Yosef itu yang nyuruh," ucap Lilis. 

Pengakuan Lilis itu pun langsung ditanggapi keras Yosef

"(Saya) tidak telpon Danu. Bohong, itu dia berbuat bohong. Sangat bohong besar. Dusta itu," ucap Yosef dikutip dari channel youtube Koin Seribu 77, Rabu (13/4/2022). 

Yosef memastikan sangat ingat saat itu. 

"Jangankan kepada Danu, kepada Pak Mul (Mulyana-adiknya) aja gak pernah saya hubungi," katanya. 

Menurut Yosef, pernyataan Lilis itu berasal dari pengakuan Danu. 

"Lilis juga tidak tahu yang sebenarnya. Makanya banyak kesaksian-kesaksian palsu, banyak berita dari seorang Danu. Di depan ibu kapolres langsung itu," ujarnya. 

Yosef juga mengaku tidak pernah ketemu Danu di TKP saat kejadian. 

"Sebenarnya saya itu tidak tahu dan tidak ketemu danu. Kasihan Lilis dibohongi Danu," katanya.

Dikatakan Yosef, saat dia kerumah ibu angkat Danu untuk mengabarkan kondisi rumahnya yang acak-acakan, dia tidak melihat Danu. 

Begitu juga ketika dia kembali ke rumahnya. 

"Sudah lapor saya di depan langsung diikuti anggota (polisi). Saya tidak bertemu Danu

Itu Danu berdusta lagi. Fitnah itu, fitnah sekali lagi," katanya. 

Yosef juga membantah pernah masuk sama-sama Danu ke dalam TKP.

"Saya tidak ketemu sama sekali dengan Danu. Pada waktu saya langsung dibawa ke komite SMA Jalancagak. Apa yang disampaikan Danu itu dusta. Sama ibu kapolres dia juga berani berdusta," ungkapnya. 

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved