Persebaya Surabaya

Persebaya Bisa Rekrut Pelatih Lisensi Pro AFC Ini untuk Lanjutkan Uston Nawawi di Liga 1

Persebaya Surabaya belum memutuskan siapa pelatih kepala setelah keinginan mempermanenkan Uston Nawawi ditolak PSSI

Editor: Fatkhul Alami
Instagrem PSS Sleman
Seto Nurdianto saat memimpin latihan PSS Selaman di Liga 1 2022-2023. Ia pelatih pemegang lisensi Pro AFC yang sedang terikat dengan klub manapun dan bisa direkrut Persebaya melanjutkan tugas Uston Nawawi 

"Kami baru kena denda kalau di laga selanjutnya (melawan Madura United) tetap memakai pelatih karteker" ungkap Manajer Persebaya Yahya Alkatiri.

Upaya Persebaya untuk meminta dispensasi kepada PSSI juga sudah resmi ditolak.

Artinya Persebaya hanya punya dua pilihan yaitu menunjuk pelatih baru sesuai regulasi atau tetap bersikukuh mempertahankan Uston Nawawi dengan menanggung denda.

Jika memilih opsi kedua, Persebaya harus siap terkena denda hampir Rp 1 Miliar.

Baca juga: Bek Persebaya Surabaya George Brown Mengaku Kaget Dapat Panggilan Timnas Indonesia, Kesempatan Kedua

Ini karena denda dari PSSI berlipat ganda tiap bulannya apabila tak segera menunjuk pelatih dengan lisensi yang telah disyaratkan.

Hal itu merujuk pada regulasi Pasal 34 Ayat 12.

Pelanggaran terhadap ayat (11) pasal ini akan dikenakan denda sebesar Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah). Jika melebihi 30 hari kedua, klub tidak mendaftarkan Pelatih Kepala maka berlaku tambahan denda sebesar Rp 200.000.000 (dua ratus juta rupiah) dan terus berlaku kelipatan.

Uston Nawawi sendiri kabarnya baru akan merampungkan kursus lisensinya pada akhir tahun ini.

Hal itu merujuk pada perkataan pelatih berusia 45 tahun itu bahwa jadwal sisa modul 6 dan 7 untuk lisensi A AFC Pro yang tengah ia ikuti telah keluar.

“Alhamdulillah jadwal untuk modul 6 dan 7 sudah keluar.” Ucap Uston Nawawi seperti dilansir SURYA.co.id dari Youtube Joko Malis.

Uston kemudian menerankan terkait sisa modul yang harus ia selesaikan agar bisa segera mendapatkan lisensinya.

Modul 6 itu instruktur visit ke klub. Instruktur mendatangi pelatih yang melatih klubnya itu. Dan harus klub professional. Itu kira kira akhir oktober-awal November.

Modul 7 kita masuk kelas lagi dan ada praktek. Itu awal Desember.” Pungkas Uston

Jika Uston Nawawi baru mendapatkan lisensinya pada bulan Desember, maka Persebaya harus siap menanggung denda cukup besar.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved