Berita Surabaya

Pemkab Sidoarjo Kuncurkan Dana Rp 2,25 Miliar untuk Insentif 190 Nakes dan 10.558 Kader Posyandu

Pemkab Sidoarjo mengucurkan insentif untuk tenaga kesehatan dan kader Posyandu. Total dana, sekitar Rp 2,25 miliar yang dicairkan, Jumat (20/7/2023).

Penulis: M Taufik | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/M Taufik
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor saat menyerahkan insentif secara simbolis kepada 190 tenaga kesehatan dan 10.558 kader Posyandu, Jumat (20/7/2023). 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Pemkab Sidoarjo mulai mengucurkan insentif untuk tenaga kesehatan (nakes) dan kader Posyandu. Total dana, sekitar Rp 2,25 miliar yang dicairkan, Jumat (20/7/2023).

Secara simbolis, insentif itu diserahkan oleh Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) kepada 190 tenaga kesehatan dan 10.558 kader Posyandu.

Penyerahan dilakukan di Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Selain honor, kader posyandu juga menerima fasilitas BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Gus Muhdlor, pemberian insentif dan honor itu merupakan upaya meningkatkan kinerja dan mengendalikan angka Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) serta menekan angka stunting di Sidoarjo.

"Penyerahan insentif, honor, serta fasilitas BPJS Ketenagakerjaan bagi kader kesehatan ini, bertujuan untuk memberikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Sidoarjo,” jelas Gus Muhdlor.

Ia juga berpesan, agar para nakes dan kader posyandu bisa terus meningkatkan pelayanan serta keprofesionalan para kader kesehatan dan kenaikan performa kinerja yang lebih baik.

"Meskipun jumlah insentif ini tidak banyak, tetapi jangan lupa, bahwa kader kesehatan merupakan bentuk pengabdian,” lanjutnya.

Sementara, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, pemberian insentif dan honor ini merupakan komitmen Pemkab Sidoarjo dalam memberikan dukungan dan perhatian khusus pada sektor kesehatan.

"Semoga langkah-langkah yang diambil dapat berdampak positif untuk sektor kesehatan di Kabupaten Sidoarjo," ucapnya.

Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, anggaran untuk insentif dan honor bagi tenaga kesehatan maupun honor kader posyandu se-Kabupaten Sidoarjo sebanyak Rp 2,25 miliar.

Untuk anggaran di Kecamatan Tulangan pada semester pertama sebanyak Rp 130 juta, selanjutnya akhir tahun akan cair kembali untuk tahap kedua.

Jumlah tenaga kesehatan yang mendapatkan insentif sebanyak 190 orang. Terdiri dari 124 bidan dan 66 perawat.

Saat ini yang sudah cair sebanyak 135 orang, sedangkan 55 lainnya masih menunggu kelengkapan berkas.

Sedangkan jumlah kader posyandu yang mendapatkan insenstif tahun 2023, sebanyak 10.558 orang, untuk asuhan mandiri (asman) sebanyak 283 anggota setara dengan 2.751 orang.

Penerima fasilitas BPJS Ketenagakerjaan se-Kabupaten Sidoarjo sebanyak 6.728 orang, dari jumlah tersebut sebanyak 377 orang berasal dari Kecamatan Tulangan.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved