Ibadah Haji 2023

Sosok Niron, Jemaah Haji Probolinggo yang Hilang Ditemukan Meninggal, Istri Sempat Tak Mau Makan

Inilah sosok Niron Sunar Sunah (77), jamaah haji asal Probolinggo, Jawa Timur yang ditemukan meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi. 

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Musahadah
kolase surya/galih lintartika/istimewa
Kasat Ops Armina, Harun Al Rasyid saat melakukan penyisiran mencari tiga jemaah haji yang hilang saat puncak haji. Foto kanan: Niron, jemaah haji yang hilang akhirnya ditemukan meninggal dunia. 

Pertama, pelaksanaan Medical Check Up (MCU) yang tujuannya untuk mencegah terjadinya kesakitan/kematian sekaligus untuk skrining tanazul. 

MCU ini berlangsung mulai 11 Juli 2023 meliputi poli jantung, paru, penyakit dalam, dan psikiatri. Setiap harinya ada kuota 20 jemaah. 

Menurutnya, jemaah yang akan MCU akan dibantu fasilitasi antar jemput oleh tim Emergency Medical Team (EMT) sektor yang ada.

Kedua, dilaksanakan peningkatan pelayanan di sektor melalui Tim EMT. Tim EMT bekerja sama melakukan pemeriksaan ulang kondisi jemaah haji risiko tinggi (Risti). 

Selain itu akan dilakukan pemasangan tanda Risti atau tanda triage status kesehatan jemaah di depan kamar masing - masing jemaah.

Ketiga, penguatan layanan kesehatan kloter dengan memberikan kembali pembekalan klinis kepada TKHK oleh tim KKHI Madinah dan Tim EMT secara bergantian. 

Selanjutnya, peningkatan layanan distribusi obat dan Perbekkes hingga ke kloter. Upaya ini didukung optimalisasi distribusi melalui sektor yang dibantu oleh Tim EMT. 

Depo Farmasi Madinah juga akan berupaya untuk segera memenuhi kebutuhan obat-obatan dan Perbekkes sesegera mungkin. 

Terakhir, KKHI Madinah melaksanakan optimalisasi layanan pemulangan pasien yang dirawat di KKHI. Rencananya dalam sehari akan dilakukan dua kali pemulangan.

Mereka dipulangkan ke kloter, yakni di pagi hari dengan menggunakan ambulans sektor dan sore hari dengan menggunakan kendaraan ambulans KKHI Madinah. 

dr. Alfarizi menyampaikan, bidang kesehatan Daker Madinah akan berupaya meningkatkan kondisi kesehatan para jemaah haji selama di kota Madinah pasca Armuzna. 

Pasca Armuzna, kondisi jemaah haji masih kelelahan dan kasus pneumonia terus meningkat. Oleh karenanya jemaah haji diimbau disiplin pola hidup bersih dan sehat. 

“Kasus pneumonia meningkat. jemaah perlu mewaspadai penularan yang mungkin terjadi dengan memakai masker, hindari kontak fisik, rajin cuci tangan,” urainya.

TKHK juga diimbau untuk mewaspadai gejala jemaah Lansia dengan batuk pilek dan kurang nafsu makan yang mengarah pada gejala pneumonia.

Jika menemui kasus ini, maka TKHK akan segera memeriksakan jemaah Lansia tersebut ke KKHI Madinah. Ia juga mengingatkan cuaca panas ekstrem. 

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BREAKING NEWS: Niron Jemaah Haji Asal Probolinggo yang Hilang Ditemukan dalam Kondisi Meninggal

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved