Berita Lamongan
Lamongan Green and Clean Jadi Rezeki Nomplok Bagi Penjual Bunga, Ini yang Banyak Diburu
Larisnya penjualan tanaman bunga hias tersebut, lantaran Lamongan Green and Clean Reborn ini tidak hanya terpusat di kota
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
Dan sampai sudah menjadi peluang bisnis yang cukup menjanjikan.
"Ada Lamongan Green and Clean Reborn ini malah semakin pesat pembelinya," kata Sujadi.
Menurutnya, meski tidak untuk lomba Lamongan Green and Clean Reborn, pembeli bunga bugenvil tidak ada ruginya menanam bugenvil.
Tetap akan tumbuh dan membesar, dan sejauh ini harganya juga akan semakin tinggi. Belum lagi jika telaten untuk melakukan sambung pucuk (stek).
Ada macam ragam jenis bugenvil, mulai dari jenis purple ping varigata, hingga bugenvil jenis singapore varigata.
Apa yang diungkapkan Sujadi tidak beda jauh dengan para penjual bunga di sentra bunga Jalan Soemargo,
Untuk harga, bugenvil yang telah tersambung dan sudah berbunga dijual mulai dari ukuran terendah Rp 35 ribu rupiah, dan untuk ukuran besar mulai Rp 150 ribu hingga Rp 1,5 juta.
"Sedangkan original mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 100 ribu," kata Safarah, penjual bunga di Soemargo.
Dalam bulan ini, pembeli bunga cukup pesat. Itu lantaran bersamaan dengan lomba Lamongan Green and Clean yang mulai digelar.
Pembeli yang datang pun beragam mulai ada yang untuk kepentingan hobi di tanam di rumah dan banyak yang dipakai untuk mendukung Lamongan Green and Clean Reborn.
Salah satu pembeli bunga, Budiono mengatakan, dirinya sengaja membeli bunga bugenvil untuk dua kepentingan.
Untuk hiasan di kantor dan rumah serta untuk Lamongan Green and Clean.
"Kita mendukung program Lamongan Green and Clean yang telah dilaunching," katanya.
BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Lamongan-Green-and-Clean-dilaunching-Selasa-2062023.jpg)