Selasa, 5 Mei 2026

Berita Lamongan

Lamongan Green and Clean Jadi Rezeki Nomplok Bagi Penjual Bunga, Ini yang Banyak Diburu

Larisnya penjualan tanaman bunga hias tersebut, lantaran Lamongan Green and Clean Reborn ini tidak hanya terpusat di kota

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/hanif manshuri
Penjual bunga yang turut merasakan dampak dapatkan rezeki nomplok pasca Lamongan Green and Clean dilaunching, Selasa (20/6/2023) 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Seiring telah dilaunchingnya Lamongan Green and Clean Reborn pasca pandemi Covid-19, membawa dampak pada para penjual bunga di Lamongan.

Tak hanya sentra bunga di Jalan Soemargo, Simpang Kusuma Bangsa Kota Lamongan, para penjual bunga di tingkat kecamatan dan di desa ketiban rezeki nomplok.

Beragam jenis bunga yang digelar para penjual, termasuk bunga bugenvil juga laris manis.

Larisnya penjualan tanaman bunga hias tersebut, lantaran Lamongan Green and Clean Reborn ini tidak hanya terpusat di kota, namun sampai ke desa pelosok kecamatan.

Penjual dan pembudidaya bunga bugenvil, Sujadi (41) warga Dumpi Agung Kecamatan Mantup, ikut menikmati hasil adanya program Lamongan Green and Clean Reborn yang dilaunching Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi pada Senin (5/6/2023) di GOR.

Baca juga: Gus Zainul Apresiasi Polres Lamongan yang Bangun Ponten di Area Makam Sunan Drajat

Baca juga: Lapak-Lapak Hewan Kurban Mulai Menjamur di Lamongan, Kambing Etawa Jadi Favorit

Lamongan Green and Clean Reborn ini ada penilaian dan akan dilombakan.

Sehingga setiap RT beradu hijau dan bersih dalam semangat baru setelah pandemi Covid-19.

Sujadi sukses meraup untung hingga puluhan juta rupiah dari bisnis budidaya bugenvil dan berjualan beragam bunga.

"Ada Lamongan Green and Clean Reborn ini sangat berpengaruh besar pada penjualan bunga di tempat saya," kata Sujadi kepada Surya.co.id, Selasa (20/6/2023).

Bunga kertas atau bougenville cukup populer bagi pecinta tanaman hias.

Bunga ini memiliki pohon yang kecil namun bisa tumbuh rimbun di tempat yang gersang sekalipun.

"Yang beli banyak juga untuk Lamongan Green and Clean Reborn," katanya.

Daya tarik tanaman ini ada di seludang bunga dengan corak warna cerah dan beragam.

Makanya banyak masyarakat yang tertarik menanam dan membudidayakannya.

Sujadi juga menyuguhkan stok bugenvil impor. Sedang pada pandemi Covid-19, Sujadi yang juga hobi bercocok tanam ini melihat peluang budidaya bunga kertas meskipun saat itu dirinya hanya iseng.

Dan sampai sudah menjadi peluang bisnis yang cukup menjanjikan.

"Ada Lamongan Green and Clean Reborn ini malah semakin pesat pembelinya," kata Sujadi.

Menurutnya, meski tidak untuk lomba Lamongan Green and Clean Reborn, pembeli bunga bugenvil tidak ada ruginya menanam bugenvil.

Tetap akan tumbuh dan membesar, dan sejauh ini harganya juga akan semakin tinggi. Belum lagi jika telaten untuk melakukan sambung pucuk (stek).

Ada macam ragam jenis bugenvil, mulai dari jenis purple ping varigata, hingga bugenvil jenis singapore varigata.

Apa yang diungkapkan Sujadi tidak beda jauh dengan para penjual bunga di sentra bunga Jalan Soemargo,

Untuk harga, bugenvil yang telah tersambung dan sudah berbunga dijual mulai dari ukuran terendah Rp 35 ribu rupiah, dan untuk ukuran besar mulai Rp 150 ribu hingga Rp 1,5 juta.

"Sedangkan original mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 100 ribu," kata Safarah, penjual bunga di Soemargo.

Dalam bulan ini, pembeli bunga cukup pesat. Itu lantaran bersamaan dengan lomba Lamongan Green and Clean yang mulai digelar.

Pembeli yang datang pun beragam mulai ada yang untuk kepentingan hobi di tanam di rumah dan banyak yang dipakai untuk mendukung Lamongan Green and Clean Reborn.

Salah satu pembeli bunga, Budiono mengatakan, dirinya sengaja membeli bunga bugenvil untuk dua kepentingan.

Untuk hiasan di kantor dan rumah serta untuk Lamongan Green and Clean.

"Kita mendukung program Lamongan Green and Clean yang telah dilaunching," katanya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved