Grahadi

Pemprov Jatim

Dishub Jatim: Ada Aturan Pembatasan Kendaraan Angkutan Barang di Masa Mudik Lebaran 2023

Selama masa Mudik Lebaran 2023, Dishub Jatim menegaskan ada pembatasan angkutan barang yang diberlakukan di jalan tol maupun non tol.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Istimewa
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono menegaskan, bahwa selama masa Mudik Lebaran 2023, akan ada pembatasan angkutan barang. Pembatasan angkutan barang ini akan diberlakukan di jalan tol maupun non tol.

“Pembatasan angkutan barang mulai tanggal 19 April pukul 00.00, pembatasan angkutan barang dilakukan di ruas-ruas sejumlah jalan tol. Mulai Tol Ngawi-Kertosono, Tol Surabaya-Mojokerto, Tol Surabaya-Gempol, Tol Surabyaa-Gresik, Tol Gresik-Pandaan, Tol Gempol-Pasuruan, Tol Pasuruan-Probolinggo dan Tol Pandaan-Malang,” kata Nyono, Sabtu (8/4/2023).

Tidak hanya itu, pembatasan angkutan barang juga diberlakukan di jalur non tol mulai tanggal 19 April 2023, pukul 05.00, hingga 21 April 2023. pukul 24.00 WIB.

Juga saat arus balik mulai tanggal 24 April 2023, pukul 05.00 WIB, sampai 26 April 2023, pukul 24.00 WIB. Juga pada 29 April 2023 hingga 2 Mei 2023.

“Jalur yang dilakukan pembatasan angkutan barang di jalur non tol adalah Pandaan, Malang, Probolinggo, Lumajang, Jombang, Caruban, Banyuwangi, Jember,” tegasnya.

Namun ditegaskannya bahwa ada beberapa kendaraan angkutan barang yang dikecualikan. Yaitu angkutan barang yang mengangkut BBM, angkutan barang yang membawa barang ekspor impor yang menuju ke pelabuhan laut, kemudian kendaraan yang membawa air minum kemasan, kendaraan yang membawa hewan ternak, pupuk, barang pos, sembako dan juga sayur mayur juga minyak goreng.

“Jadi kendaraan yang mengangkut barang yang dikecualikan tersebut, tetap boleh melintas meski sedang ada pembatasan angkutan barang. Karena ini memang mengangkut barang yang vital,” tegasnya.

Lebih lanjut Nyono mengimbau masyarakat yang akan melakukan mudik lebaran untuk waspada. Agar melakukan cek kondisi kendaraan dan memperhatikan keamanan berkendara.

Pihaknya, imbuh Nyono, bersama dengan Polda Jatim akan melakukan koordinasi intens guna mengatur agar lalu lintas tidak terhambat selama masa mudik lebaran.

BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved