Berita Situbondo

Selama 3 Bulan Kerugian Bencana di Situbondo Tembus Rp 50 Miliar, BTT Hanya Diajukan Rp 3 Miliar

Banyak bencana di Situbondo seperti banjir, angin puting beliung, tanah longsor yang membawa kerugian materiil tidak sedikit.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Deddy Humana
surya/izi hartono
Kalaksa BPBD Situbondo, Sruwi. 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Hantaman sejumlah bencana alam yang bertubi-tubi di tengah cuaca ekstem di Situbondo, membawa kerugian cukup besar. Hanya dalam tiga bulan terakhir, kerugian akibat bencana alam di sejumlah wilayah diperkirakan mencapai Rp 50 miliar lebih.

Perkiraan itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Sruwi. Karena sejak Desember 2022 hingga awal Maret 2023 ini, banyak kejadian bencana di Situbondo seperti banjir, angin puting beliung, tanah longsor yang membawa kerugian materiil tidak sedikit.

"Ini termasuk tangkis yang rusak akibat banjir rob, longsor dan kerusakan jembatan," ujar Sruwi, Selasa (7/3/2023).

Mantan Kabag Umum Pemkab Situbondo ini menjelaskan, sebenarnya besaran dana untuk Belanja Tidak Terduga (BTT) tahun 2022 mencapai sebesar Rp 10 miliar. Nilai itu tentu tidak sebanding dengan nilai kerugian di atas.

Bahkan BPBD juga hanya memgajukan anggaran dari BTT sebesar Rp 3 miliar yang akan digunakan untuk penanganan tanggap darurat akibat bencana tersebut. "Kami hanya ngajukan Rp 3 miliar sesuai dengan kebutuhan saja," kata Sruwi.

Alasan pengajuan Rp 3 miliar untuk penanganan tanggap darurat bencana, kata Sruwi, karena waktu untuk antisipasi bencana juga masih sangat panjang. "Dana itu nantinya akan digunakan untuk rehab dan rekontruksi serta fasum yang terkena banjir," jelasnya.

Saat ditanya minimnya BTT, Sruwi tidak mengetahui secara pasti, tetapi ia menjelaskan bahwa BTT tidak hanya digunakan untuk penanganan bencana. "Melainkan juga digunakan untuk kepentingan yang lainnya. Karena ada kebutuhan mendesak dari pemda," pungkasnya. *****

Sumber: Surya
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved