KLARIFIKASI Lengkap Pendam Diponegoro Soal Oknum TNI Marah dan Mengancam Pengendara Pakai Sangkur
Pendam Diponegoro telah merilis keterangan resminya terkait video viral oknum TNI marah dan mengancam pengendara. Berikut rangkumannya.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah
Ditambahkan Kapendam bahwa sebagai warga negara, kita punya hak yang sama di manapun berada termasuk di jalan raya. Hak memakai jalan raya, hak merasa aman di jalan raya, dan hak merasa nyaman di jalan raya.
"Mari kita saling mengingatkan sesama pengguna jalan raya agar berperilaku baik saat berkendara serta mematuhi peraturan lalu-lintas yang berlaku.
Saling menghormati dan menghargai sesama pengguna jalan raya agar tercipta keamanan dan kenyamanan di jalan," pungkas Kapendam IV/Dip.
Hingga berita ini dikeluarkan kedua belah pihak telah selesai dimediasi, membicarakan secara kekeluargaan dan saling memaafkan serta melakukan kesepakatan untuk tidak melanjutkan ke ranah hukum.
Sebelumnya, Viral video oknum anggota TNI ngamuk dan memaki pengendara lainnya di jalanan Kota Semarang.
Pada postingan itu terlihat kejadian terjadi di lampu merah jalan MH Thamrin Semarang.
Oknum TNI turun dari mobil Mazda Biante warna putih memaki-maki mobil Sienta warna silver yabg ada di belakangnya.
Terlihat oknum TNI dengan raut wajah kesal mengeluarkan sangkur dari dalam mobil dan kembali menghampiri pengemudi sienta itu.
Saat kembali ke mobil Sienta itu terlihat oknum TNI itu menunjukkan sangkur yang diambilnya di mobil. Kemudian sangkur itu dimasukkan lagi ke kabin mobilnya dan sembari menunjuk dirinya.
Tampak tidak ada perlawanan sedikit dari pengendara mobil Sienta tersebut. Aksi koboi yang dilakukan oknum TNI divideokan pengguna jalan lainnya dari dalam mobil.
>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.