Oknum TNI Pukuli Satpam
FAKTA-Fakta Oknum TNI Pukuli Satpam di Bali: Jenderal Andika Perkasa Bertindak, Dihukum Meski Damai
Berikut sederet fakta tentang kasus oknum TNI yang viral pukuli satpam Shopee di Bali. Jenderal Andika Perkasa Bertindak.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id - Inilah sederet fakta tentang kasus oknum TNI yang viral pukuli satpam Shopee di Bali.
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa ternyata mengambil langkah tegas terkait kasus ini.
Hal ini tampak dalam chat WhatsApp yang diunggah Hotman Paris melalui instagram pribadinya.
Meski sudah selesai secara damai, tapi oknum TNI pukuli Satpam Shopee itu tetap diproses secara hukum militer.
Berikut rangkuman fakta selengkapnya.
1. Sosok oknum TNI
Viral di media sosial sebuah video rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan anggota TNI memukuli seorang satpam alias sekuriti Shopee di Bali.
Dalam video yang beredar, tampak prajurit TNI tersebut bersama seorang pria datang ke gudang dan mendorong sembari melayangkan pukulan terhadap seorang sekuriti yang berjaga di gudang tersebut.
Beberapa orang karyawan berusaha melerai. Namun, pria yang datang bersama anggota TNI malah ikut menyerang sekuriti tersebut.
Dari penelusuran, pemukulan oleh anggota TNI terhadap sekuriti Shopee terjadi di sebuah gudang di wilayah Gianyar, Bali, Rabu (5/10/2022) sekitar pukul 15.00 Wita.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Kav Antonius Totok Yuniarto P membenarkan bahwa pelaku pemukulan merupakan anggota TNI AD.
Oknum TNI itu berinisial MS, berpangkat Sersan Kepala yang bertugas Kodim 1611/ Badung.
Sedangkan satu pelaku yang berpakaian sipil dalam video itu merupakan anak MS.
"Kita sudah cek bahwa Kejadian itu benar terjadi di Gianyar, gudang Shopee Gianyar. Dilakukan oleh oknum anggota TNI Angkatan Darat berpangkat Sersan Kepala inisial MS. MS ini anggota 1611/Badung," kata dia saat dihubungi, Jumat (7/10/2022).
Seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Anggota TNI Pukuli Satpam Shopee karena Paket Tak Sesuai, Sudah Dilaporkan ke Polisi, tapi Langsung Dicabut'.