Berita Gresik
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah Ingatkan Jangan Ada Diskriminasi di Sekolah
Wanita yang akrab Ning Min memberikan arahan kepada puluhan kepala sekolah Lembaga Pendidikan Ma'arif NU se-Kabupaten Gresik.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, GRESIK - Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengingatkan jangan ada diskriminasi di sekolah.
Guru harus memiliki peran ganda, selain pendidik juga menjadi sahabat.
Hal ini yang disampaikan kepada Kepala Sekolah SD/MI, SMP, MTs dan MA dilingkup LP Ma'arif NU tersebut hadir di Aula SMA NU 1 Gresik, Selasa (14/2/2022).
Wanita yang akrab Ning Min memberikan arahan kepada puluhan kepala sekolah Lembaga Pendidikan Ma'arif NU se-Kabupaten Gresik.
Pihaknya ingin suasana lingkungan sekolah yang ramah anak dan menghilangkan segala bentuk diskriminasi.
Ia menuturkan, sekolah harus memperlakukan sama kepada seluruh siswa saat berada di sekolah.
"Saya berharap ini menjadi atensi para kepala sekolah agar menjaga pengelolaan dan prinsip yang baik. Prinsip ini adalah bagaimana sekolah mampu menciptakan lingkungan yang aman, bagaimana kolaborasi antara orang tua, guru dan anak. Ini perlu pengelolaan yang baik sehingga tercipta sekolah dengan suasana yang ramah terhadap anak," bebernya.
Lebih lanjut dia mengatakan, Sekolah Ramah Anak merupakan hijrah hati.
Pasalnya dalam melaksanakan Sekolah Ramah Anak ini tidak semudah membalikan telapak tangan.
"Melaksanakan Sekolah Ramah Anak jika hati kita sebagai orang pendidik dan orang tua tidak tersentuh hatinya, tidak mampu mengubah paradigma yang selama ini terjadi. Anak-anak kita adalah anak-anak yang harus dilindungi baik di rumah dan di sekolah atau di manapun," ujarnya.
Lebih lanjut, peran guru dalam menciptakan Sekolah Ramah Anak juga sangat penting.
Sebab guru atau tenaga pendidik adalah ibarat orang tua murid saat berada di lingkungan sekolah. Guru berperan penting dalam menciptakan sekolah yang ramah anak.
Karena guru memiliki berbagai peran yang dapat dimainkan dan diterapkan kepada anak terutama di dalam kelas.
"Yaitu guru sebagai sumber dari informasi, menjadi seorang fasilitator, menjadi seorang pengelola, demonstrator dan motivator sehingga pendidikan menjadi layak bagi anak," imbuhnya.
BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA
Sehari Ditangkap Langsung Disidang, 2 Penjaga Warkop di Gresik Didenda Rp 300 Ribu Akibat Jual Miras |
![]() |
---|
Jurus Lempar Batu Melukai Mata 2 Orang, 2 Oknum Pesilat di Gresik Dikirim ke Penjara |
![]() |
---|
Gelar Gebyar Disabilitas di Gresik, Gus Yani Apresiasi Bantuan Mobil Antar-Jemput dari Bank Jatim |
![]() |
---|
Penggerebekan Rumah di Menganti Gresik, Polisi Amankan Ratusan Botol Miras |
![]() |
---|
Razia Kafe di Utara Gresik, Puluhan Botol Miras Berhasil Disita |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.