Brigadir J Ditembak di Rumah Jenderal

FAKTA Ferdy Sambo Minta Bebas, Pengacara Katakan Klien Tak Bersalah: Tidak Terbukti Secara Sah

Inilah fakta Ferdy Sambo meminta bebas dan nama baiknya dipulihkan. Permintaan itu disampaikan dalam agenda pembacaan nota pembelaan atau pleidoi

Tribunnews/Jeprima
Ferdy Sambo meminta untuk dibebaskan 

SURYA.CO.ID - Terdakwa pembunuhan berencana Brigadir J, Ferdy Sambo, meminta agar dirinya dibebaskan.

Selain itu, Ferdy Sambo juga meminta kepada majelis hakim agar nama baiknya dipulihkan.

Hal itu disampaikan langsung oleh pengacara Ferdy Sambo, Arman Hanis.

Permintaan tersebut dikatakan dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir J.

Adapun yang menjadi agendanya yakni pembacaan nota pembelaan atau pleidoi penasihat hukum yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), pada Selasa (24/1/2023).

Melansir Kompas.com, awalnya, Arman mengajukan sejumlah permohonan Sambo kepada hakim agar dikabulkan, di mana Ferdy Sambo disebut Arman tidak terbukti secara sah bersalah.

"Satu, menyatakan terdakwa Ferdy Sambo tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam dakwaan kesatu primer, dakwaan kedua pertama, dakwaan kedua pertama subsider, dakwaan kedua primer, dakwaan kedua subsider," ujar Arman di ruang sidang.

Arman lantas meminta agar hakim menolak tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang sudah dilayangkan minggu lalu.

Adapun jaksa menuntut Ferdy Sambo pidana penjara seumur hidup dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J ini.

Maka dari itu, Arman meminta agar Ferdy Sambo dibebaskan dari segala dakwaan.

"Membebaskan terdakwa Ferdy Sambo dari segala dakwaan, atau setidak-tidaknya melepaskan terdakwa Ferdy Sambo dari segala tuntutan hukum," tutur dia.

"Memulihkan nama baik terdakwa Ferdy Sambo dalam harkat, martabat, seperti semula," imbuh Arman.

Dalam surat tuntutan JPU disebutkan bahwa pembunuhan itu dilatarbelakangi oleh pernyataan Putri Candrawathi yang mengaku telah dilecehkan oleh Brigadir Yosua di rumah Ferdy Sambo di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (7/7/2022).

Pengakuan yang belum diketahui kebenarannya itu lantas membuat eks polisi berpangkat inspektur jenderal (irjen) itu marah hingga menyusun strategi untuk membunuh Brigadir J.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved