Breaking News:

Berita Surabaya

Saat Ibu dan Anak Lulus Sidang Tesis Bersama di Universitas Negeri Surabaya

Yekti dan anak sulungnya sama-sama kuliah magister di prodi S-2 Pendidikan Luar Sekolah (PLS), Pascasarjana, UNESA.

Penulis: Zainal Arif | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/zainal arif
Yekti Wulancahyani bersama anaknya Rahadyan Lazuardhi Prasadhana berfoto bersama seusai sidang di Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya (UNESA). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Yekti Wulancahyani akhirnya merasa lega setelah berhasil mempertahankan tesisnya di hadapan para penguji saat sidang di Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Yang membuatnya Yekti semakin lega dan bangga adalah sidang tesis berbarengan dengan putranya, Rahadyan Lazuardhi Prasadhana.

Ya, dia dan anak sulungnya sama-sama kuliah magister di prodi S-2 Pendidikan Luar Sekolah (PLS), Pascasarjana, UNESA.

Mereka memasuki perkuliahan pada tahun 2020, satu kelas, sidang bersama hingga lulus bersama.

Yekti dan putranya memang sejak awal kuliah sudah kompak. Selalu belajar bersama dan menyelesaikan tugas pun bersama.

"Kami belajarnya bareng. anak saya tantangannya apa dan saya tantangannya apa, saling sharing dan memotivasi. Sejak itu kami juga komitmen agar bisa lulus bareng. Ya sebagai seorang Ibu, tentu bangga dengan pencapaian ini,” ujar Yekti kepada SURYA.co.id, Kamis (1/12/2022).

Baca juga: Unesa Surabaya Kirim Relawan ke Cianjur untuk Bantu Dapur Umum, Posko Kesehatan, dan Psikoedukasi

Perempuan yang merupakan dokter hewan mengaku mengalami banyak sekali tantangan selama menjalani proses perkuliahan.

Di samping harus pandai membagi waktu dengan pekerjaan, juga harus memotivasi diri agar tetap konsisten menyelesaikan berbagai tugas dan riset.

“Belum lagi pandemi. Saya kan di Bali sementara anak saya sudah berkeluarga dan tinggal di Bekasi. Nah, suami saya sudah berpulang ke rahmatullah. Untuk menjaga komitmen kami dengan kesibukan masing-masing itu tidak gampang. Saya harus memotivasi diri saya dan anak saya,” papar perempuan pemilik Homeschooling Primagama di berbagai daerah itu.

Yekti merasa bangga bisa sidang bersama sang anak. Saat presentasi dia tidak merasa canggung pun saat menjawab berbagai pertanyaan dari dewan penguji.

Baca juga: UPN Veteran Jatim, ITS, & Unesa Surabaya Siap Buka Fakultas Kedokteran, UPN Bangun Gedung 12 Lantai

“Saya presentasi itu sudah biasa diperhatikan anak-anak. Tanpa disadari, gaya presentasi saya mirip dengan cara anak saya presentasi. Anak memang peniru yang sangat baik,” ucap ibu tiga anak itu sembari tertawa ringan.

Untuk tesisnya, Yekti meneliti pengaruh home visit dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar peserta didik.

Hasil penelitiannya menemukan pentingnya keterlibatan keluarga atau orang tua dalam proses pendidikan anak.

Apa sih kiatnya kok bisa kompak? Alasan mengapa

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved