Kuliner

Kurangi Dampak Buruk Kesehatan dengan Konsumsi Makanan yang Tinggi Oksidan

Puteri Aisyaffa mengatakan, salah satu caranya adalah mengonsumsi makanan tinggi antioksidan.

Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa
Foto Ilustrasi olahan menu ikan salmon 

SURYA.CO.ID, SURABAYA- Peningkatan polusi di lingkungan sekitar dapat berdampak buruk pada kesehatan kulit seperti penuaan dini, kusam dan berkerut.

Hal tersebut diungkapkan Pakar Nutrisi Puteri Aisyaffa.

Kerap kali masyarakat tidak menyadari paparan polusi yang masuk ke dalam tubuh dapat melepaskan radikal bebas yang berdampak buruk terhadap kesehatan.

“Seandainya seseorang sudah punya gangguan asma, asma tersebut bisa sering kambuh atau sampai mengalami ISPA (infeksi saluran pernapasan akut). Kini makin marak pula penelitian yang mengungkap bahwa polusi yang masuk ke tubuh juga menyebabkan masalah bagi orang yang pencernaannya sensitif. Misalnya, ketika setiap hari terpapar polusi, gangguan asam lambungnya jadi semakin parah,” paparnya dalam keterangan yang diterima, Senin (28/11/2022).

Lalu, bagaimana menangkis dampak buruk polusi bagi tubuh?

Puteri Aisyaffa mengatakan, salah satu caranya adalah mengonsumsi makanan tinggi antioksidan.

Antioksidan ini akan menghambat proses oksidasi dalam tubuh, sekaligus mengikat radikal bebas, agar tubuh kita tidak rusak akibat polusi.

Sumber antioksidan utama, menurut Puteri Aisyaffa, adalah bahan makanan yang mengandung vitamin A, C, dan E.

Ketiga vitamin tersebut banyak terkandung dalam sayur dan buah.

“Itulah kenapa kita dianjurkan mengonsumsi 5 porsi sayur dan buah setiap hari. Porsi itu bisa memenuhi kebutuhan tubuh kita akan antioksidan,” katanya.

Secara spesifik, Puteri Aisyaffa menyebutkan tentang tingginya kandungan antioksidan dalam sayuran hijau, seperti bayam dan kangkung, juga wortel dan jamur, yaitu jamur tiram dan shitake.

Selain sayur, kebutuhan tubuh akan antioksidan dari buah-buahan juga cukup tinggi.

Akan lebih baik lagi, jika porsi buah dikombinasikan dengan sayur tinggi antioksidan, sehingga dapat saling melengkapi.

Jenis buah yang dinilainya punya kandungan antioksidan tinggi, antara lain alpukat (vitamin E), tomat (vitamin A dan C), dan jambu yang punya kandungan vitamin C tertinggi dibanding buah lain.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved