Brigadir J Ditembak di Rumah Jenderal

TERUNGKAP Penyebab Jaksa Erna Normawati 'Lenyap' Usai Tolak Eksepsi Istri Ferdy Sambo hingga Disorot

Akhirnya terungkap penyebab jaksa Erna Normawati 'lenyap' dari sidang kasus pembunuhan brigadir J, Setelah Tolak Eksepsi Istri Ferdy Sambo.

kolase Tribun Bali dan Youtube
Jaksa Erna Normawati yang disorot karena 'Lenyap' Usai Tolak Eksepsi Istri Ferdy Sambo. Terungkap penyebabnya. 

SURYA.co.id - Akhirnya terungkap penyebab jaksa Erna Normawati 'lenyap' dari sidang kasus pembunuhan brigadir J alias Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Diketahui, ketidakhadiran Erna Normawati dalam beberapa sidang terakhir kasus pembunuhan brigadir J ramai jadi sorotan.

Padahal jaksa Erna Normawati menjadi harapan mengungkap kebenaran kasus yang melibatkan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi.

Terkait hal itu, Pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia angkat bicara.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana menyampaikan bahwa ketidakhadiran jaksa Erna belakangan ini karena ada tugas lain yang sedang dikawalnya.

“Enggak ada pemindahtugasan, dia lagi menangani perkara yang lain, kan jaksanya banyak,” kata Ketut saat dihubungi Kompas.com, Kamis (24/11/2022) malam.

Seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Kejagung Ungkap Alasan Jaksa Erna Tak Lagi Hadir di Sidang Ferdy Sambo'.

Ketut mengatakan, seorang jaksa penuntut umum (JPU) biasanya tidak hanya mengawal satu kasus persidangan.

Menurut dia, jaksa yang disiapkan untuk mengawal persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J ada banyak, yakni 74 jaksa.

“Jadi jaksa di sana pun juga tidak menangani satu dua perkara sekaligus dalam waktu bersamaan.

Dia bisa menangani empat, lima perkara.

Jadi mereka sementara dipakai untuk meneyelesaikan perkara yang lain,” ujar Ketut.

Menurut Ketut, jaksa yang bertugas menangani beberapa perkara sekaliugus itu adalah hal yang biasa.

Ia juga memastikan bahwa semua jaksa dalam persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J memiliki sikap dan tanggung jawab yang sama, yakni membuktikan kebenaran dalam kasus itu.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved