Berita Gresik

Pedagang Buah Nanas Tewas di Pasar Gadung Driyorejo Gresik, Diduga Dianiaya Anggota Perguruan Silat

Pedagang buah nanas yang meninggal dunia di Pasar Gadung Driyorejo Gresik, diduga menjadi korban penganiayaan anggota perguruan silat.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Willy Abraham
Kondisi jasad pedagang buah nanas saat ditemukan di area Pasar Gadung, Driyorejo, Gresik. 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Pedagang buah nanas yang meninggal dunia di Pasar Gadung Driyorejo Gresik, diduga menjadi korban penganiayaan.

Korban dianiaya lebih dari satu orang, para pelakunya diduga berasal dari perguruan silat

"Ternyata ada penganiayaan, beberapa orang melihat kejadian tersebut. Kami juga melakukan penyidikan. Saksi kami periksa semua, dua orang sudah kami amankan," kata Kapolres Gresik, AKBP Mochamad Nur Azis kepada awak media, Rabu (16/11/2022). 

Penganiayaan oleh sejumlah orang itu dilakukan di area dekat pasar, persis di lokasi korban ditemukan.

Diketahui identitas korban adalah Eko Bayu Asmoro (21) asal Dusun Kembangan, Desa Sumberejo RT 16/RW 08, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro.  

Korban ditemukan meninggal dengan luka lebam di bagian mata dan hidungnya mengeluarkan ingus.

Kondisi korban saat ditemukan tidak mengenakan baju, hanya mengenakan celana dan sarung. 

Kapolres menerangkan, sesuai informasi awal yang diperoleh, korban awalnya mengenakan kaos salah satu perguruan silat

"Melibatkan perguruan, informasi awal yang diperoleh orang tersebut memakai baju salah satu perguruan silat setelah itu diinterogasi perguruan silat lainnya. interogasi dan digebukin, di situ korban meninggal, mereka kabur semua," imbuhnya. 

Diketahui korban masih beberapa bulan berjualan buah nanas di area pasar Gadung.

Jasad korban ditemukan di depan ruko pada Selasa (15/11/2022) sore. Korban langsung dievakuasi di kamar mayat RSUD Ibnu Sina Gresik.

Lokasi ditemukannya jasad korban telah dipasang garis polisi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved