LADANG UANG Lukas Enembe Baru Dibongkar setelah PPATK Beber Setoran ke Kasino Judi Rp 560 M, Kenapa?

Setelah PPATK membeber ada setoran Lukas Enembe ke kasino judi sebesar Rp 560 miliar, Gubernur Papua ini baru membongkar ladang uangnya. Ada Apa?

Editor: Musahadah
Kolase Kompas.com
Setelah PPATK membeber ada setoran Lukas Enembe ke kasino judi sebesar Rp 560 miliar, Gubernur Papua ini baru membongkar ladang uangnya. Ternyata sangat berlimpah. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Ladang uang Lukas Enembe akhirnya diungkap setelah mencuat isu Gubernur Papua ini menyetor uang Rp 560 miliar ke kasino judi luar negeri. 

Ternyata, Lukas Enembe memiliki ladang uang dalam bisnis pertambangan ems di Kabupaten Tolikara, Papua.

Ladang uang Lukas Enembe ini dibongkar kuasa hukumnya, Stefanus Roy Rening kepada media,Kamis (22/9/2022).

"Perlu saya sampaikan bahwa Pak Gubernur ini punya tambang emas di kampung dia di Mamit, Tolikara."

"Saya sudah konfirmasi (ke Lukas Enembe)," ujar Roy dalam program 'Rosi' yang ditayangkan YouTube Kompas TV, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: ASAL MUASAL Uang Lukas Enembe Rp 560 Miliar yang Disetor ke Kasino Judi, Padahal LHKPN Cuma Rp 33 M

Roy mengatakan hingga saat ini pengurusan izin tambang emas tersebut tengah diurus.

Ketika sudah selesai, Roy mengungkapkan dokumen izin tambang emas yang dimiliki Gubernur Papua dua periode ini akan diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Fotonya (lokasi tambang emas -red) segera dan dokumennya segera (izin tambang emas) dibawa ke Jakarta untuk nantinya diberitahukan ke KPK," katanya.

Roy menambahkan bahwa tambang emas milik Lukas Enembe ini dikelola oleh rakyat Papua.

Seperti diketahui, Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka dugaan gratifikasi Rp 1 miliar.

Pada perkembangannya, Menko Polhukam Mahfud MD menyebut PPATK telah memblokir rekening Lukas Enembe yang berisi puluhan miliar rupiah.

"Saat ini saja ada blokir rekening atas rekening Lukas Enembe per hari ini itu sebesar Rp 71 miliar yang sudah diblokir, jadi bukan Rp 1 miliar," tuturnya dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Kemenkopolhukam, Senin (19/9/2022).

Pada kesempatan yang sama, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengungkapkan pihaknya juga menemukan dugaan penyimpanan dan pengelolaan uang yang tidak wajar oleh Lukas Enembe.

Baca juga: KPK Kantongi Identitas Perantara Lukas Enembe di Singapura yang Bantu Lakukan Transaksi Rp 560 M

Pada 12 temuan PPATK itu, terdapat salah satu setoran tunai yang diduga disalurkan Lukas Enembe ke kasino judi yang mencapai 55 juta dolar Singapura atau setara Rp 560 miliar.

"Salah satau hasil analisis itu adalah terkait dengan transaksi setoran tunai yang bersangkutan di kasino judi senilai 55 juta dollar (Singapura) atau Rp 560 miliar rupiah."

"Itu setoran tunai dilakukan dalam periode tertentu," katanya.

Selain dugaan aliran dana ke kasino judi, Ivan menyebut adanya temuan setoran tunai mencurigakan dalam jangka pendek sebesar 55 ribu dolar Singapura atau sekira Rp 550 juta.

Uang tersebut, kata Ivan, diduga digunakan untuk membeli jam mewah.

"PPATK juga mendapatkan informasi bekerja sama dengan negara lain dan ada aktivitas perjudian di dua negara yang berbeda."

"Itu juga sudah PPATK analisis dan PPATK sampaikan kepada KPK," ujarnya.

Dengan penetapan tersangka ini, Lukas Enembe diminta agar bersikap kooperatif dan memenuhi panggilan KPK.

"Lukas Enembe, menurut saya, kalau dipanggil KPK datang saja. Jika tidak cukup bukti, kami ini semuanya ada di sini menjamin dilepas," kata Mahfud.

Hanya saja, ujar Mahfud, ketika bukti yang ditemukan menjurus ke Lukas Enembe maka ia harus bertanggung jawab.

"Tapi kalau cukup bukti harus bertanggung jawab karena kita sudah bersepakat membangun Papua yang bersih dan damai," ujarnya.

Sebelumnya, pengacara Lukas Enembe,  Aloysius Renwarin mengakui jika kliennya memang pernah bermain judi di kasino saat berlibur ke Singapura.

Kendati demikian, Aloy menyebut Lukas Enembe bermain judi di kasino hanya untuk sekadar melepas penat.

Ia menegaskan bahwa Lukas Enembe tak pernah menghabiskan uang hingga miliaran rupiah saat bermain judi di kasino di Singapura.

Aloy juga membantah bahwa Lukas Enembe melakukan pencucian uang ke kasino di luar negeri.

"Pak Lukas itu kasino itu kan, dia pergi berlibur dan memang apa, main, tapi bukan jumlah sefantastis sekian miliar," ujarnya.

"Itu kan pergi main kasino, main-main seperti kita main gim gitu," jelas dia.

Aloysius mengklaim Lukas Enembe bermain kasino menggunakan uang pribadi. Aloysius juga membantah adanya setoran tunai di kasino judi dengan nominal hingga Rp 560 miliar.

"Tidak sefantastis itu, itu kan (uang) pribadi. Tidak ada uang yang dibawa dari mana-mana, begitu," kata Aloysius.

Aloysius heran KPK melacak urusan pribadi kliennya. Dia mengatakan aliran dana tersebut tidak bisa dibuktikan.

"Tetapi saya heran KPK lacak masalah privat dia berlibur di luar, main gitu (kasino), kan sudah privat," ujarnya.

Laporan Harta Kekayaan Cuma Rp 33 Miliar

Mahfud MD menyebut Lukas Enembe setor ke kasino judi ratusan miliar. Berikut daftar kekayaan Lukas Enembe.
Mahfud MD menyebut Lukas Enembe setor ke kasino judi ratusan miliar. Berikut daftar kekayaan Lukas Enembe. (kolase tribun)

Meski mengaku memiliki pertambangan emas, namun laporan harta kekayaan (LHKPN) Lukas Enembe hal itu tidak dimasukkan. 

Melansir dari situs elhkpn.kpk.go.id, Lukas Enembe sudah lima kali melaporkan harta kekayaannya.

Pertama, saat ia menjabat sebagai Gubernur Papua periode pertama dan yang terakhir pada 31 Maret 2022.

Dalam laporan itu diketahui, Lukas Enembe memiliki harta kekayaan mencapai Rp 33.784.396.870.

Dibanding pada laporan per 30 April 2020, Lukas Enembe melaporkan hartanya sebesar Rp 21.190.182.290.

Artinya, ada kenaikan harta milik Lukas Enembe sekira Rp 12 miliar dalam kurun waktu dua tahun.

Pada laporan harta kekayaan terbarunya, Lukas Enembe memiliki enam bidang tanah dan bangunan dengan nilai Rp 13.604.441.000.

Ke-enam tanah milik Lukas Enembe seluruhnya berada di Jayapura.

Lukas Enembe masih memiliki empat unit mobil dengan nilai Rp 932.489.600.

Aset lain yang dimiliki Lukas Enembe adalah surat berharga sebesar Rp 1.262.252.563 serta kas dan setara kas Rp 17.985.213.707.

Ia tidak memiliki utang sama sekali sehingga nilai aset yang dipunyainya tidak berkurang.

Selengkapnya, harta kekayaan Lukas Enembe, Gubernur Papua, dikutip dari situs elhkpn.kpk.go.id:

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp 13.604.441.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 1535 m2/72 m2 di KAB/KOTA KOTA JAYAPURA, HASIL SENDIRI Rp 300.000.000

2. Tanah dan Bangunan Seluas 752 m2/114 m2 di KAB/KOTA KOTA JAYAPURA, HASIL SENDIRI Rp 100.000.000

3. Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/102 m2 di KAB/KOTA KOTA JAYAPURA, HASIL SENDIRI Rp 204.441.000

4. Tanah dan Bangunan Seluas 352 m2/154 m2 di KAB/KOTA KOTA JAYAPURA, HASIL SENDIRI Rp 500.000.000

5. Tanah dan Bangunan Seluas 300000 m2/1000 m2 di KAB/KOTA KOTA JAYAPURA, HASIL SENDIRI Rp 10.000.000.000

6. Tanah dan Bangunan Seluas 1500 m2/500 m2 di KAB/KOTA JAYAPURA, HASIL SENDIRI Rp 2.500.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp 932.489.600

1. MOBIL, TOYOTA FFORTUNER Tahun 2007, HASIL SENDIRI Rp 300.000.000

2. MOBIL, HONDA JAZZ Tahun 2007, HASIL SENDIRI Rp 150.000.000

3. MOBIL, TOYOTA/JEEF LAND CRUISER Tahun 2010, LAINNYA Rp 396.953.600

4. MOBIL, TOYOTA CAMRY Tahun 2010, LAINNYA Rp 85.536.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp ----

D. SURAT BERHARGA Rp 1.262.252.563

E. KAS DAN SETARA KAS Rp 17.985.213.707

F. HARTA LAINNYA Rp ----

Sub Total Rp 33.784.396.870

HUTANG Rp ----

TOTAL HARTA KEKAYAAN Rp 33.784.396.870.

Update berita lainnya di Google News SURYA.co.id

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Lukas Enembe Disebut Miliki Tambang Emas di Tolikara, Belum Dilaporkan ke KPK, Izin Baru Diurus

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved