LADANG UANG Lukas Enembe Baru Dibongkar setelah PPATK Beber Setoran ke Kasino Judi Rp 560 M, Kenapa?
Setelah PPATK membeber ada setoran Lukas Enembe ke kasino judi sebesar Rp 560 miliar, Gubernur Papua ini baru membongkar ladang uangnya. Ada Apa?
"Itu kan pergi main kasino, main-main seperti kita main gim gitu," jelas dia.
Aloysius mengklaim Lukas Enembe bermain kasino menggunakan uang pribadi. Aloysius juga membantah adanya setoran tunai di kasino judi dengan nominal hingga Rp 560 miliar.
"Tidak sefantastis itu, itu kan (uang) pribadi. Tidak ada uang yang dibawa dari mana-mana, begitu," kata Aloysius.
Aloysius heran KPK melacak urusan pribadi kliennya. Dia mengatakan aliran dana tersebut tidak bisa dibuktikan.
"Tetapi saya heran KPK lacak masalah privat dia berlibur di luar, main gitu (kasino), kan sudah privat," ujarnya.
Laporan Harta Kekayaan Cuma Rp 33 Miliar

Meski mengaku memiliki pertambangan emas, namun laporan harta kekayaan (LHKPN) Lukas Enembe hal itu tidak dimasukkan.
Melansir dari situs elhkpn.kpk.go.id, Lukas Enembe sudah lima kali melaporkan harta kekayaannya.
Pertama, saat ia menjabat sebagai Gubernur Papua periode pertama dan yang terakhir pada 31 Maret 2022.
Dalam laporan itu diketahui, Lukas Enembe memiliki harta kekayaan mencapai Rp 33.784.396.870.
Dibanding pada laporan per 30 April 2020, Lukas Enembe melaporkan hartanya sebesar Rp 21.190.182.290.
Artinya, ada kenaikan harta milik Lukas Enembe sekira Rp 12 miliar dalam kurun waktu dua tahun.
Pada laporan harta kekayaan terbarunya, Lukas Enembe memiliki enam bidang tanah dan bangunan dengan nilai Rp 13.604.441.000.
Ke-enam tanah milik Lukas Enembe seluruhnya berada di Jayapura.
Lukas Enembe masih memiliki empat unit mobil dengan nilai Rp 932.489.600.