Berita Kota Pasuruan

Tidak Puas Raih B Tahun 2021, Pemkot Pasuruan Lakukan Perbaikan SAKIP Sesuai Pohon Kinerja

“Kami akan terus berkomitmen memperbaiki apa saya menjadi indikator dalam peningkatan SAKIP, ini menjadi cita-cita kami"

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Deddy Humana
surya/galih lintartika
Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) (kiri) menyampaikan paparan kepada tim penilai Kemenpan-RB, Kamis (22/9/2022). 

SURYA.CO.ID, KOTA PASURUAN - Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berkomitmen akan terus melakukan langkah-langkah perbaikan yang menjadi indikator dalam peningkatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Hal ini disampaikan Gus Ipul saat pemaparan evaluasi SAKIP Kota Pasuruan secara virtual di hadapan Tim Evaluator dari Kedeputian Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PAN-RB (Kemenpan-RB) di Gedung Gradika, Kamis (22/9/2022).

“Kami akan terus berkomitmen memperbaiki apa saya menjadi indikator dalam peningkatan SAKIP, ini menjadi cita-cita kami,” kata Gus Ipul

Menurutnya, dari hasil evaluasi SAKIP pada tahun 2021 Kota Pasuruan meraih predikat B dengan hasil 69,11. Pemkot Pasuruan telah melakukan langkah-langkah perbaikan atas implementasi SAKIP berdasarkan rekomendasi dari tim evaluator sebelumnya.

“Memang buat kami hasilnya belum memuaskan, maka kami mencoba untuk kerja keras agar tahun mendatang bisa menjadi lebih baik dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Gus Ipul juga menyampaikan, salah satu langkah perbaikan SAKIP adalah melakukan peningkatan kualitas dokumen perencanaan dengan memperhatikan berbagai kaidah penyusunan dokumen perencanaan kinerja.

“Kita sudah mempedomani hasil evaluasi 2021 dengan menyusun pohon kinerja tingkat instansi dan perangkat daerah yang selaras dengan RPJMD,” ujar Gus Ipul.

Tak hanya itu, Gus Ipul juga memaparkan bahwa Pemkot Pasuruan menyusun indikator kinerja individu yang selaras dengan kinerja organisasi dan menggambarkan tolak ukur keberhasilan kinerja individu serta dijadikan acuan dalam penyusunan SKP.

“Sebagian juga telah ditindaklanjuti, misalnya seluruh ASN telah menyusun perjanjian kinerja yang selaras dengan kinerja organisasi,” paparnya

Ia menegaskan, agar langkah perbaikan dapat menggambarkan penerapan SAKIP secara efektif, maka perlu meningkatkan kualitas evaluasi internal akuntabilitas kinerja. ”Kualitas evaluasi internal sudah ditingkatkan dengan membentuk tim AKIP yang melibatkan lintas perangkat daerah. Kami juga melakukan pemantauan secara berkala dan desk dengan masing-masing perangkat daerah,” ungkap Gus Ipul.

Gus Ipul berharap, hasil dari pohon kinerja nantinya akan ditindaklanjuti dan di evaluasi sehingga dapat membawa Kota Pasuruan menjadi Kota Madinah.

“Menindaklanjuti dari pohon kinerja tadi akan membawa menuju Kota Pasuruan menjadi Kota Madinah yang mana ini sudah ada dalam RPJMD. Tentunya dengan adanya pohon kinerja maka ke depan akan kita lakukan penyempurnaan sehingga nanti RPJMD memiliki cascading yang indikatornya jelas terukur fokus terhadap prioritas dan searah dengan pohon kinerja,”tutupnya. *****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved