Berita KPop

Media Tetap Buat Polling BTS Agar Bebas Wajb Militer, Fans Sebut Nasib Idolanya Menyedihkan

Meski dibatalkan pemerintah, sebuah media Korea Selatan tetap membuat polling pembebasan wajib militer BTS.

Kolase Surya.co.id
Media Korea Selatan tetap membuat polling publik untuk melihat berapa orang yang setuju dengan pembatalan wajib militer BTS, meski sudah usulan tersebut sudah dibatalkan oleh Menteri Pertahanan Nasional. 

SURYA.CO.ID - Wacana pemerintah Korea Selatan membuat polling publik untuk menentukan pembebasan wajib militer BTS resmi dibatalkan.

Namun, meski dibatalkan pemerintah, sebuah media Korea Selatan tetap membuat polling pembebasan wajib militer BTS.

Informasi batalnya pengambilan polling publik untuk pembebasan wajib militer BTS disampaikan langsung oleh Kementerian Pertahanan Nasional Korea Selatan, Kamis (1/9/2022).

Baca juga: Konser BTS Gratis di Busan Tuai Kritik Penggemar, dari Akses Masuk hingga Tugas Pemerintah Setempat

"Kami tidak akan melakukan jajak pendapat tentang masalah wajib militer BTS," tulisnya.

Mereka menambahkan, masalah wajib militer BTS tidak bisa diputuskan berdasar jejak pendapat saja. Melainkan ada keputusan kebijakan yang penting di baliknya.

Namun, beberapa outlet media Korea Selatan seperti, KBC Gwangju Broadcasting dan UPI News, emmbuat sebuah polling untuk pembatalan wajib militer BTS.

Polling tersebut merupakan tugas yang diberikan oleh Next Week Research, sebuah lembaga jejak pendapat di Korea Selatan.

Mereka juga membagikan hasil dari polling tersebut.

Paling baru, Menteri Pertahanan Korea Selatan Lee Jong Sup berencana melakukan survei publik mengenai pengecualian wajib militer BTS.
Paling baru, Menteri Pertahanan Korea Selatan Lee Jong Sup berencana melakukan survei publik mengenai pengecualian wajib militer BTS. (Twitter/bts_bighit)

Dalam polling tersebut, tercatat bahwa masyarakat yang mendukung BTS melakukan tugas wajib militernya sebanyak 39,8 persen. Sementara yang mendukung BTS untuk mendapat perlakuan khusus sebanyak 57,7 persen.

Sementara dalam kategori jenis kelamin, perempuan (62,5 persen) menjawab lebih setuju daripada laki- laki (54,8 persen ).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved