Grahadi

Pemprov Jatim

Kemendagri Minta Program Pemutihan Pajak Dihentikan, Begini Respons Pemprov Jatim

Pemprov Jatim merespons permintaan Kemendagri yang meminta agar program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) di daerah dihentikan

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Istimewa/Pemprov Jatim
Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sekdaprov Jawa Timur, Adhy Karyono menegaskan, bahwa Pemprov Jatim merespons permintaan Kementerian Dalam Negeri yang meminta agar program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) yang dijalankan daerah dihentikan.

Menurut Adhy Karyono saat diwawancara media di Hotel Wyndham Surabaya, Selasa (30/8/2022), pihak Pemprov Jatim telah merapatkan permintaan Kemendagri tersebut.

Namun hingga saat ini, ditegaskannya belum ada keputusan yang pasti apakah program pemutihan yang sudah bertahun-tahun dilakukan Jatim akan dihentikan atau tetap dilanjutkan.

"Jadi, Jawa Timur masih menunggu (keputusan dari Kemendagri). Dan kami sudah menggodok memang di Bapenda (Badan Pendapatan Daerah), sudah kami bicarakan. Tinggal menunggu rapat dengan Bu Gubernur," ujar Adhy.

Adhy pun mengamini apa yang sempat diutarakan oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni. Di mana program pemutihan yang rutin dilakukan, justru membuat orang kian gemar melakukan penundaan membayar pajak maupun balik nama karena menunggu program pemutihan.

"Karena akhirnya jadi pola, ah itu nanti saja (membayar pajak kendaraan). Itu membuat masyarakat jadi tidak taat pajak," katanya.

Tidak hanya itu, Adhy Karyono juga turut menanggapi terkait wacana penghapusan pajak progresif kendaraan.

Secara gamblang Adhy menyatakan mendukung kebijakan tersebut. Menurutnya, pajak progresif tidak mendorong orang untuk taat membayar pajak.

"Itu sudah kami bahas (kebijakan penghapusan pajak progresif). Intinya kami melihat ada persepsi masyarakat kalau membeli mobil kedua dan ketiga itu akan besar pajak progresifnya. Padahal kan cuma 1 persen. Tapi image itu membuat mereka tidak taat untuk beli kendaraan atas nama sendiri," tandas Adhy.

Di sisi lain, sebagaimana diketahui, saat ini program pemutihan di Jatim saat ini masih berlangsung. Program pemutihan pajak kendaraan bermotor tahun ini dilakukan sejak bulan 1 April 2022 dan akan berakhir 30 September 2022 mendatang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved