Pencabulan di SMA SPI Batu

SOSOK Julianto Eka Putra Terdakwa Pencabulan 15 Siswi SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Dipenjara

Pendiri SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) di Kota Batu, Julianto Eka Putra dijebloskan ke penjara Lapas Kelas I Malang atas dugaan pencabulan siswinya.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Iksan Fauzi
Kolase tangkapan layar
Sosok Julianto Eka Putra terdakwah pencabulan belasan siswi SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu dijebloskan ke penjara. 

SURYA.co.id | MALANG - Pendiri SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) di Kota Batu, Julianto Eka Putra alias Koh Jul dijebloskan ke penjara Lapas Kelas I Malang atas dugaan pencabulan terhadap siswinya.

Koh Jul dijebloskan ke penjara pada Senin (11/7/2022). Status Koh Jul sebagai terdakwah dan tak pernah dimasukkan ke jeruji besi sempat diprotes oleh Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Perlindungan Anak), Arist Merdeka Sirait.

Protes tersebut dilayangkan Arist setelah mengikuti sidang dugaan pencabulan oleh Koh Jul terhadap para siswi SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI).

Julianto datang ke Lapas Kelas I Malang menaiki mobil Toyota Innova warna hitam nopol AD 8869 MU.

Dengan pengawalan ketat dari petugas Kejari Batu, ia yang duduk di bagian kursi tengah langsung beranjak masuk ke dalam lapas sekitar pukul 16.48 WIB.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada satupun pihak yang memberikan keterangan terkait penahanan tersebut.

Baca juga: Kasus Pencabulan Anak Kiai Jombang dan Motivator JE Bikin Lembaga Perlindungan Anak Miris

Sosok Julianto Eka Putra

Julianto Eka Putra lahir 8 Juli 1972. Dia akrab disapa dengan panggilan Koh Jul.

Koh Jul merupakan seorang pebisnis, praktisi, dan motivator asal Indonesia yang gemar membaca buku dan menonton film.

Julianto Eka Putra merupakan anak dari pasangan Tonny Singgih Utama dan Yanny Sindawati.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved