KKB Papua
SOSOK Prada Beryl Kholif Prajurit TNI Asal Kediri yang Gugur Ditembak KKB Papua di Distrik Kiwirok
Berikut sosok Prada Beryl Kholif, Prajurit TNI asal Kediri, Jawa Timur, yang gugur ditembak KKB Papua di Distrik Kiwirok.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah
Adapun sembilan anggotanya yang lain luka berat dan ringan.Menjelang akhir 2021, Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa, memberi pernyataan kepada pers bahwa dia akan mengevaluasi berbagai hal tentang aktivitas TNI di banyak wilayah Tanah Air.
Ia dilantik menjadi panglima TNI menggantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, pada 17 November 2021.
Andika Perkasa menyatakan dia ingin TNI memperlakukan Papua Barat sebagaimana provinsi lain di Indonesia. "
Saya akan lakukan evaluasi, lakukan perubahan dalam hal bagaimana kita beraktivitas, bukan hanya di Papua, tapi juga di seluruh wilayah NKRI," kata dia, dalam jumpa pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/11/2021).
Walau begitu, baku tembak antara tentara dengan kelompok bersenjata terjadi juga, di antaranya di Distrik Sugapa, Intan Jaya, penembakan Kantor Polsek Sugapa, Intan Jaya, serta penembakan di Kabupaten Yahukimo.
KKB Papua sasar Warga Sipil
Sebelumnya, Kelompok kriminal bersenjata alias KKB Papua makin ngawur menyasar korban masyarakat sipil.
Kalau sebelumnya KKB Papua banyak menyasar para pekerja proyek pembangunan dan tukang ojek, kini kelompok separatis di bumi cenderawasih itu memakan korban pedagang.
Pegang yang ditembak mati KKB Papua itu adalah Enal (32), warga Kabupaten Deiyai, Papua.
Enal tewas ditembak KKB Papua Minggu (26/6/2022) malam saat tengah bermain bulutangkis.
Suara tembakan dari luar GOR DPRD Deiyai.
Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal mengemukakan, peristiwa itu terjadi ketika Enal bersama sejumlah temannya berada di GOR DPRD Deiyai untuk bermain bulu tangkis, Minggu malam.
Tiba-tiba terdengar suara tembakan dari arah luar GOR tersebut sekitar pukul 21.34 WIT.
Menurut para saksi, para pelaku yang diduga KKB membawa satu pucuk senjata api laras panjang.
“Korban yang saat itu sedang bermain badminton bersama beberapa rekan lainya di GOR Aula DPR kabupaten Deiyai, kemudian terdengar adanya bunyi tembakan dari arah luar GOR tepatnya di pintu masuk aula yang dilakukan tiga orang,” kata Kamal.