Berita Trenggalek
Momen Haru Pertemuan Bapak-Anak di Tulungagung Setelah 30 Tahun Tak Bertemu
Muhadi selama bertahun-tahun terlantar di Labuhanbatu, Sumatera Utara, akhirnya bisa berkumpul dengan keluarganya kembali di Trenggalek.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Cak Sur
Tahun 2006, ia berkabar bahwa selamat dari bencana itu. Selepas itu, tak ada kabar apapun dari Muhadi.
Keluarga di Jawa Timur berusaha mencari. Ali Fattah, anak sulungnya, bahkan pernah berangkat ke Sumatera untuk mencari jejak ayahnya.
"Saya cari sampai ke Jambi. Tidak ketemu. Balik lagi karena kehabisan uang," terang Ali, Selasa (28/6/2022).
Cerita bahwa dia merupakan warga Jatim yang sudah puluhan tahun tak pulang dan lepas kontak dengan keluarga didengar oleh anggota polisi setempat.
Kabar itu kemudian meluas hingga ke media sosial. Polisi Labuhanbatu kemudian mengimunikasikannya dengan polisi di Kabupaten Trenggalek.
Setelah ditelusuri, keberadaan keluarga Muhadi akhirnya ditemukan, Minggu (26/6/2022). Mereka tinggal di Desa Ngadisuko, Kecamatan Durenan.
Selama ini, keluarga Muhadi di Trenggalek sudah mengikhlaskan apabila kepala keluarga itu telah meninggal.
Bahkan, keluarga juga telah menggelar selamatan.
Setelah bertemu di Juanda, Muhadi dan dua anaknya itu menempuh perjalanan menuju Trenggalek untuk bertemu sang istri Surti (65) dan anaknya yang lainnya.