Berita Tuban

KONDISI Buya Arrazy 2 Hari usai Putra Meninggal Tertembak Senpi Patwal, Pejamkan Mata Selama Tahlil

Kondisi terbaru buya Arrazy Hasyim setelah dua hari sang putra meninggal dunia tertembak senjata api milik patwal mabes Polri.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Musahadah
kolase surya/m sudarsono/instagram
Meski ikhlas, buya Arrazy Hasyim tak bisa menyembunyikan kesedihannya atas meninggalnya sang putra yang tertembak senpi milik patwal Mabes Polri. 

"Yang jelas Polri tetap akan menindak tegas terhadap anggota tersebut," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (23/6/2022).

"Infonya yang saya dapat sudah ada di Mabes (Polri) dan sedang dilakukan pemeriksaan oleh Propam," bebernya.

Sosok M

Menurut Gatot, M merupakan petugas kepolisian yang ditugaskan untuk mengawal Arrazy Hasyim.

Sebelum menjadi pengawal, M juga disebutkan bertugas di Mabes Polri.

Ia mengatakan, kelalaian yang dilakukan M tetap harus dipertanggungjawabkan.

"Dia harus mempertanggungjawabkan kelalaiannya," tuturnya.

Sebelumnya, Hushaim Shah Wali Arrazy meninggal dunia setelah tertembak di rumah istrinya, Desa/Kecamatan Palang, Rabu (22/6/2022), sekitar pukul 13.30 WIB.

Peluru senjata api milik anggota polri yang mengawal Buya Arrazy, bersarang di antara dagu hingga leher korban. Diduga ada unsur kelalaian yang dilakukan anggota mabes tersebut.

Update berita lainnya di Google News SURYA.co.id

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved