Berita Lumajang

Pemancing yang Tenggelam di Sungai Bondoyudo Lumajang, Jasadnya Ditemukan di Pantai Meleman

Pemancing yang sehari lalu tenggelam di Sungai Bondoyudo, jasadnya ditemukan di wilayah perbatasan Lumajang-Jember, Tepatnya di Pantai Meleman.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Tony Hermawan
Jasad pemancing yang tenggelam di Sungai Bondoyudo, ditemukan di Pantai Melemen, Desa/Kecamatan Wotgalih, Lumajang, Rabu (22/6/2022). 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Karsono, pemancing yang sehari lalu tenggelam di Sungai Bondoyudo, Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun,  Lumajang, akhirnya ditemukan, Rabu (22/6/2022).

Jasad korban ditemukan di wilayah perbatasan Lumajang-Jember,  tepatnya di Pantai Meleman, Desa/Kecamatan Wotgalih, Lumajang.

Informasinya, keberadaan jasad terdampar di pantai pertama kali diketahui oleh nelayan setempat. Kondisinya, terkelungkap di atas pasir pantai. Pakaian korban pun sudah hilang.

Nelayan kemudian melaporkan penemuan ini ke aparat desa. Akhirnya petugas BPBD Lumajang datang. Namun, karena lokasi penemuan jasad korban lebih dekat dengan puskesmas di Jember, akhirnya korban dievakuasi di Puskesmas Kencong. Kini korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga.

Kabid Kedaruratan, Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Lumajang, Joko Sambang mengatakan, berdasarkan ciri-ciri jasad laki-laki itu dipastikan merupakan korban tenggelam di Sungai Bondoyudo sehari lalu bernama Karsono.

Petaka itu bermula saat Karsono pergi memancing di Sungai Bondoyudo yang hanya berjarak 500 meter dari rumahnya. Saat  melempar kail pancing ke sungai, kail pancing itu ternyata menyangkut di sampah yang terambang di sungai. Karsono pun kemudian turun ke sungai berniat membetulkan kailnya yang tersangkut. Nahas, tubuh Karsono terseret derasnya aliran Sungai Bondoyudo

"Dugaan saya, sepeetinya semalam korban sudah sampai laut. Tapi kemudian terdampar di pantai karena terbawa ombak," katanya.

Diketahui, kejadian orang tenggelam di Sungai Bondoyudo memang sudah sering terjadi. Oleh karena itu, Joko Sambang berpesan agar masyarakat berhati-hati jika melakukan aktivitas di sungai.

"Masyarakat yang sering atau hobi mancing harus ekstra hati-hati. Lebih-lebih di wilayah yang rawan seperti lokasi bantaran sungai yang licin. Karena jika terpeleset akan bisa berakibat fatal," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved